2021, Bumi Disebut Berputar Lebih Cepat dalam 50 Tahun Terakhir

Editor
Editor

Rabu, 13 Januari 2021 15:48

Ilustrasi Bumi
Ilustrasi Bumi

Pedoman Rakyat – Tahun 2021 bisa menjadi tahun tercepat yang pernah ada, dengan rata-rata hari 0,5 milidetik lebih cepat dari biasanya.

Planet ini berputar semakin cepat sehingga jam atom harus menyelaraskan dengan benar dengan dunia yang berputar. Ini akan menjadi yang pertama kalinya satu detik dihapus dari jam global. Hal itu berdasarkan laporan dari The Jerusalem Post mengutip The Telegraph.

“Memang benar, Bumi sekarang berputar lebih cepat dari kapan pun dalam 50 tahun terakhir,” ujar Peter Whibberley, ilmuwan dan peneliti senior pada kelompok waktu dan frekuensi dari National Physical Laboratory, dilansir dari Kontan.

“Sangat mungkin, lompatan negatif kedua akan diperlukan jika laju rotasi Bumi semakin meningkat, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apakah hal ini mungkin terjadi,” sambungnya lagi.

“Ada juga diskusi internasional yang sedang berlangsung tentang masa depan detik kabisat, dan ada kemungkinan juga kebutuhan akan detik kabisat negatif dapat mendorong keputusan untuk mengakhiri detik kabisat untuk selamanya,” imbuhnya.

Pada Minggu (10/1), hari hanya berlangsung 23 jam 59 menit 59.9998927 detik. Kemudian, melambat pada Senin (11/1) menjadi sedikit lebih dari 24 jam. Namun, pada 2021, jam atom diperkirakan akan mengakumulasi keterlambatan sekitar 19 milidetik.

Dilaporkan Bumi telah berputar sangat cepat belakangan terakhir. Bumi sekarang menyelesaikan rotasinya 1,4602 milidetik lebih cepat dari rata-rata 86.400 detik.

Kecepatan rotasi Bumi bervariasi secara konstan karena gerakan kompleks inti lelehnya, lautan dan atmosfernya, serta pengaruh benda-benda angkasa seperti Bulan.

Penyebab Bumi berputar lebih cepat, dikarenakan gesekan pasang surut dan perubahan jarak antara Bumi dan Bulan. Sehingga semuanya membuat variasi harian dalam kecepatan planet ini berputar pada porosnya.

Bahkan, salju yang menumpuk di pegunungan dan mencair di musim panas dapat mengeser rotasi Bumi.

Tanggal 19 Juli 2020 tercatat sebagai hari terpendek sejak pencatatan dimulai pada 1960-an, setelah jam atom yang sangat akurat dikembangkan dan membandingkan panjang hari standar dengan bintang tetap di langit.

Hari terpendek sebelumnya tercatat pada 2005. Tapi, sepanjang 2020, ada 28 hari lebih cepat dari rata-rata panjang hari 86.400 detik.(dir)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 September 2026 21:23
Jalan Kajaolalido-Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Terintegrasi di Pusat Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mulai merevitalisasi kawasan pedestrian di Jalan Kajao...
Metro25 September 2026 20:22
Gubernur Sulsel bersama Sejumlah Tokoh Bangsa Hadiri Hari Nasional ke-96 Kerajaan Arab Saudi
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri perayaan Hari Nasional ke-96 Kerajaan Arab Saudi digel...
Metro25 September 2026 19:21
Kaukus Perempuan Parlemen Kenalkan TanyaIbu.com, Akses Informasi Kesehatan Bisa Lewat WhatsApp dan SMS
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kaukus Perempuan Parlemen Provinsi Sulawesi Selatan bersama Monash University Indonesia menggelar sosialisasi aplikasi...
Politik25 September 2026 19:19
Bupati Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus PBG Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa — Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kor...