3 Negara ASEAN yang Dikunjungi Xi Jinping, Tanpa Indonesia

Nhico
Nhico

Minggu, 20 April 2025 07:16

3 Negara ASEAN yang Dikunjungi Xi Jinping, Tanpa Indonesia

Pedomanrakyat.com, China Presiden China Xi Jinping melawat ke tiga negara anggota ASEAN pada pekan ini di tur perdana selama 2025.

Namun, Xi Jinping tak mengunjungi Indonesia.

Kunjungan ini berlangsung saat China dan Amerika Serikat saling balas perang tarif. Pada 2 April, Presiden Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal ke 180 negara termasuk China.

China terkena tarif impor sebesar 34 persen. Sementara itu, Vietnam sebesar 46 persen, ke Kamboja 49 persen, dan ke Malaysia 24 persen. Ini belum termasuk tarif yang diberlakukan secara global sebesar 10 persen oleh AS.

Terlepas dari perang tarif itu, berikut tiga daftar negara ASEAN yang dikunjungi Xi Jinping tanpa Indonesia.

Vietnam

Xi mengawali kunjungan di Asia Tenggara dengan mendarat di Vietnam pada Senin (15/4). Di sini, dia bertemu para pemimpin Vietnam.

Xi juga meminta Vietnam tak takut terhadap perang tarif Amerika Serikat yang dicetuskan Trump.

Dia juga mengajak Vietnam untuk menjaga stabilitas sistem perdagangan global, industri, dan rantai pasok.

“Pasar raksasa China selalu terbuka untuk Vietnam. China dan Vietnam harus memperkuat fokus strategis dan bersama-sama menentang perundungan unilateral,” ujar Xi, dikutip CNN.

China dan Vietnam memiliki hubungan yang baik. Negara Asia Tenggara ini merupakan pengimpor produk China terbesar di Asia Tenggara dengan nilai impor sebesar US$161,9 miliar.

Malaysia

Usai dari Vietnam, Xi melanjutkan perjalanan ke Malaysia pada Selasa.

Dia kemudian bertemu Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan Raja Malaysia Sultan Ibrahim. Ini merupakan kunjungan perdana Xi ke Malaysia sejak 12 tahun terakhir.

Saat bertemu, Anwar dan Xi membahas berbagai persoalan termasuk perang tarif dan agresi Israel di Jalur Gaza.

“Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan Presiden Xi Jinping menekankan bahwa Gaza milik warga Palestina dan tak bisa dicabut sebagai bagian dari wilayah Palestina,” demikian pernyataan bersama itu, dikutip Al Jazeera.

Kedua kepala negara itu juga “menentang pemindahan paksa warga Gaza.” Selain itu, Xi dan Anwar menegaskan kembali prinsip penting soal rakyat Palestina yang berhak memerintah negara itu pascakonflik.

Di kesempatan tersebut, kedua pemimpin itu mendesak Hamas dan Israel untuk terus menerus dan efektif melaksanakan perjanjian gencatan senjata Gaza.

Kamboja

Beres dari Malaysia, Xi bertolak ke Kamboja. Ia tiba di bandara Phnom Penh pada Kamis (17/4). Saat tiba, presiden China itu disambut Raja Kamboja Norodom Sihamoni.

Di Kamboja, Xi meminta Kamboja untuk “menolak proteksionisme” karena tarif AS yang mengancam kedua negara.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 April 2026 16:31
PPP Sulsel Siapkan Muscab Serentak, Cari Pemimpin yang Mampu Hidupkan Mesin Partai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan bersiap menggelar musyawarah cabang (...
Politik17 April 2026 15:48
Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Pro...
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...
Daerah17 April 2026 15:20
1.856 ASN WFH, Pemkab Maros Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten Maros mulai menerapkan sistem work from home (WFH) bagi ASN secara penuh pekan ini. Dari total 6.392...