Abdul Hayat Pimpin Rakor Persiapan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Rabu, 06 Juli 2022 17:31

Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani. (F-Humas)
Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani. (F-Humas)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1443 H.

Abdul Hayat mengatakan, perlu kehati-hatian dalam menerima maupun mengirim hewan setelah adanya edaran menteri terkait Foot and Mouth Disease (FMD) di beberapa provinsi di Indonesia.

Diketahui, virus tersebut merupakan penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus. Untuk itu Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulsel kompak membahas dan menindaki penyebaran dan virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tersebut.

“Ini adalah tugas yang dilakukan antara seluruh daerah yang ada di Indonesia. Maka saatnya sekarang, secara simultan kepala daerah sama-sama fokus menghadapi masalah ini,” ungkap Abdul Hayat, Rabu (6/7/2022).

Pada kesempatan tersebut, Abdul Hayat memberikan kesempatan kepada Bupati Bone, Bupati Sinjai dan Wali Kota Palopo untuk menyampaikan kendala soal kebutuhan hewan kurban di daerah masing-masing.

“Mungkin saja ada dari teman-teman yang lain, yang ingin mendapatkan penjelasan secara teknis untuk daerah seperti Toraja Enrekang, Bulukumba, Bone dan daerah lainnya,” lanjut Abdul Hayat.

Sementara, Karo OPS Polda Sulsel, Kombes Pol Abdul Rizal, menyampaikan, pihak kepolisian sudah melakukan pemantauan dan menyiapkan pos-pos keamanan khusus untuk Hari Raya Idul Adha.

“Izin menyampaikan, kami sudah menyiapkan pos-pos keamanan khusus untuk setiap perbatasan dan ada juga titik lainnya,” ucapnya.

Mewakili Pangdam Hasanuddin, Infanteri Agustatius Sitepu menyampaikan, menghadapi kasus seperti virus khusus hewan merupakan tanggung jawab moral bagi semua, terutama TNI untuk mengawal.

“Jadi kami dari Kodam siap membantu untuk bagaimana menyambut Hari Raya Idhul Adha,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, banyak fakta di masyarakat yang memiliki sapi adalah masyarakat yang menggantungkan harap dan nasibnya lewat pilihara sapi, kerbau dan kambing. Apalagi, bisa jadi masyarakat memelihara hewan tersebut untuk biaya kuliah anaknya atau untuk kebutuhan lainnya.

“Ini adalah tanggung jawab moral kita, kalau ada hewannya yang terjangkit. Jadi kami juga menyampaikan jangan sampai ada hewan peliharaan masyarakat yang satu-satunya dan bisa jadi itu untuk biaya kuliah anaknya,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asintel Kejati Sulsel, Dr Yosta Komi mengajak stakeholder untuk sama-sama menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait dengan virus hewan.

Menurut dia, kerja Dinas Kominfo menjadi penunjang penyebaran informasi yang akurat untuk dikonsumsi masyarakat umum. Apalagi informasi terkait perbedaan hari pelaksanaan Hari Raya Idul Adha.

“Mari kita sama-sama Kominfo untuk melihat bagaimana perbedaan informasi terkait perbedaan Hari Raya Idul Adha. Kita semua sama-sama bekerja, mudah-mudahan tidak ada masalah untuk persiapan penyambutan Hari Raya Idul Adha,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 16:24
CEO IBR Bawa Tiga Gagasan Strategis, Makassar Dibidik Tembus Pasar Global
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, membuka peluang lebih luas untuk memperkenalkan potensi pariwisata dan produk kerajinan ...
Metro24 Agustus 2026 15:34
Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut ratusan kafilah peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORP...
Politik24 Agustus 2026 14:45
Demokrat Sinjai Pilih Rayakan Hut ke-25 Bersama Warga, Mulai Langit Biru hingga Pesta Rakyat
Pedomanrakyat.com, Sinjai – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Sinjai dikemas sederhana dan dekat dengan masyara...
Metro24 Agustus 2026 14:10
Pansus DPRD Sulsel Sepakat Tak Naikkan BBNKB dan PBBKB
Pedomanrakyat.com, Makassar – Rencana kenaikan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di Sul...