Ada Pandemi Covid-19, Sulsel Bisa Libatkan 31 Perusahaan saat Ekspor Serentak ke 15 Negara

Editor
Editor

Sabtu, 05 Desember 2020 04:35

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, langsung melepas ekspor komoditas di Pelindo IV Makassar.
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, langsung melepas ekspor komoditas di Pelindo IV Makassar.

Pedoman Rakyat, Makassar – Meski masih masa pandemi Covid-19, Sulsel dibawah kendali Nurdin Abdullah masih bisa ekspor komoditas unggulan ke 15 negara.

Hal itu terbukti setelah Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, yang langsung melepas ekspor komoditas di Pelindo IV Makassar, Jumat (04/12/2020).

Menurut Nurdin, Sulsel patut bersyukur karena memiliki kontribusi ekspor sebanyak 31 perusahaan untuk ekspor nasional, meskipun masih pada masa pandemi Covid-19.

“Sulsel ini patut bersyukur, di masa pandemi kita masih bisa melakukan ekspor, termasuk salah satu yang memiliki komoditas terbesar di Indonesia yaitu 31 perusahaan yang ekspor hari ini, dengan tujuan 15 negara,” kata Nurdin Abdullah.

“Kalau nggak salah 60 persen itu adalah mineral dari nikel, dan rumput laut. Kalau kemiri memang saya yang lepas, karena memang ini adalah sebuah yang patut kita apresiasi,” lanjutnya.

Saat ini sesuai penyampaian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Indonesia masih di peringkat ke delapan sebagai produsen kopi. “Tadi Bapak Presiden sudah menyampaikan beberapa hal soal informasi kita sebagai produsen kopi, tapi kita masih di peringkat ke delapan,” ungkapnya.

Menurut tokoh perubahan ini, Sulsel harusnya menjadi ekspor dominan itu di komoditas perikanan, sebab Sulsel adalah daerah maritim. Untuk menjadi daerah dominan ekspor ikan, harus didukung dengan fasilitas armada yang memadai dan skill para nelayan yang perlu ditingkatkan lagi.

“Perlu saya garis bawahi di sini, ekspor perikanan kita sebagai negara maritim harusnya kita menjadi ekspor dominan, tapi kita masih sangat terbatas di teknologi penangkapan,” katanya.

“Armada penangkapan kita masih minim, skill para nelayan kita juga. Itu memang masih perlu kita tingkatkan. Saya yakin dan percaya, kalau kita fokus untuk menghadirkan teknologi penangkapan, armada penangkapan yang memiliki kapasitas yang lebih besar, Insya Allah kita akan bisa mendominasi ekspor sesuai dengan harapan Bapak Presiden,” tutupnya.

Diketahui, ada 31 perusahaan yang ikut andil saat ekspor, dan komoditas yang dominan di ekspor saat ini adalah mineral nikel, rumput laut dan kemiri. Sementara total nilai keseluruhan pelepasan sebesar USD 6,78 juta. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 09:06
Wali Kota Munafri Bawa Penguatan Pengelolaan Aset Daerah ke Rapat Paripurna DPRD Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajukan perubahan regulasi pengelolaan barang milik daerah. Perubahan te...
Otomotif31 Agustus 2026 08:48
Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V, 500 Offroader Ramaikan Rute Menuju Parepare
Pedomanrakyat.com, Perapare- Sebanyak 500 peserta mengikuti Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 28-30 Agus...
Politik31 Agustus 2026 08:46
Pangkep Sukses Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI Nasional VIII, Ketua DPRD Haris Gani Beri Apresiasi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Ketua DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Haris Gani mengapresiasi suksesnya pelaksanaan MTQ KORPRI N...
Ekonomi31 Agustus 2026 07:37
Sukses Gelar Penutupan MTQ KORPRI Nasional, Pemkab Pangkep Perkenalkan Potensi Daerah
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menunjukkan komitmennya memberikan pelayanan terbaik dalam ...