Adnan Purichta Ichsan Jabat Sekjen, Apkasi Dipimpin Paket Bupati Milenial

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Sabtu, 29 Mei 2021 23:27

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan

Pedoman Rakyat, Gowa – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) akhirnya merampungkan susunan kepengurusannya.

Pada Munas di Hotel Kempinski, Jakarta, Jumat (26/3) lalu, organisasi kepala daerah ini baru memilih ketua umum serta menunjuk formatur untuk memilih kepengurusan yang baru.

Menariknya, kepengurusan Apkasi untuk periode 2021-2026 ini akan dipimpin paket bupati milenial. Seperti diketahui di Munas Apkasi lalu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska, yang pernah memegang rekor sebagai bupati termuda di Indonesia terpilih secara aklamasi sebagai ketua

Posisi sekretaris jenderal (Sekjen) ditempati Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan. Adnan juga pernah memegang rekor sebagai bupati termuda di Indonesia Timur.

Keduanya dikenal sebagai kepala daerah dari kalangan milenial.

Saat ini Sutan 32 tahun, sementara usia Adnan saat ini 35 tahun. Keduanya saat ini sudah memasuki periode kedua menjabat di daerah masing-masing.

Bupati Gowa yang juga Sekjen Apkasi, Adnan Purichta Ichsan, yang dikonfirmasi, mengaku memang menjadi salah satu kepala daerah yang diusulkan sebagai Sekjen Apkasi.

“Saya sebenarnya belum pegang SK nya. Pelantikannya juga kemungkinan baru dilakukan bulan depan,” katanya.

Pembukaan Munas Apkasi lalu sendiri dilakukan di Istana Negara dan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Ada 25 kepala daerah yang diundang langsung dalam pembukaan Munas lalu, termasuk Sutan dan Adnan. Pembukaan ini juga diikuti secara daring oleh kepala daerah lain se Indonesia.

Presiden Jokowi dalam arahannya saat itu mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh bupati di berbagai daerah yang dalam setahun terakhir bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh bapak, ibu bupati yang dalam setahun ini bekerja keras melayani dan mendampingi rakyat menghadapi pandemi,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi juga meminta para bupati melakukan konsolidasi anggaran. APBD, menurutnya, tidak harus dibagi rata kepada semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Rencana APBD harus dilihat betul-betul, buka secara detail, ke mana larinya, output-nya apa, outcome-nya apa. Jangan membelanjakan, sudah sering saya sampaikan untuk banyak pos belanja. Semua dinas diberi, semua, semua, semua, kita nggak punya skala prioritas,” ujarnya.

Jokowi lalu memberikan pesan utuk wajib menggunakan produk lokal untuk setiap proyek pemerintah. “Setiap proyek yang ada, harus, wajib menggunakan produk-produk lokal. Jangan sekali-kali membeli untuk proyek pemerintah, itu membeli produk asing,” tegasnya.Dengan penggunaan produk lokal, dunia usaha di Tanah Air bisa kembali bangkit. “Untuk apa (produk lokal)? Biar ada demand, biar ada konsumsi,” tegasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...