Aksi Heroik Sang Ayah, Berduel dengan Macan Tutul Demi Selamatkan Anak dan Istrinya

Jennaroka
Jennaroka

Kamis, 11 Maret 2021 16:14

ilustrasi macan tutul.
ilustrasi macan tutul.

Pedoman Rakyat, India – Aksi heroik seorang ayah menjadi viral, setelah berduel dengan seekor macan tutul. Rajagopal, nama pria itu berduel dengan hewan buas tersebut demi menyelamatkan anak dan istrinya. Peristiwa ini terjadi di Distrik Hassan, Karnataka, India pada akhir Februari lalu.

Ketika itu Rajagopal sedang berkendara motor membonceng istri dan seorang anaknya. Mereka saat itu dalam perjalanan pulang ke Desa Bendekere, sekitar 180 kilometer dari Bengaluru. Tiba-tiba seekor macan tutul muncul dari semak-semak dan langsung menyerang dari belakang.

macan tutul itu menggigit kaki anak Rajagopal hingga mereka bertiga jatuh dari motor. Kemudian macan tutul mencoba menyerang sang ibu. Namun Rajagopal nekat menghadang dan memiting leher binatang buas itu. Macan tutul itu berusaha melepaskan diri dengan mencakar. Tapi Rajagopal tak mengendurkan pitingannya. Dia semakin kuat mencekik hingga macan itu akhirnya mati lemas.

Rajagopal menderita beberapa luka di wajahnya akibat perkelahian itu. Dalam hitungan detik, massa berkerumun dan mendapati Rjagopal sudah duduk lemas di samping macan tutul yang sudah mati. Dalam foto-fotonya yang viral tampak baju kemeja lengan panjang yang dikenakannya robek di bagian tangan kiri dan bercak darah ada di bawah kerah depan.

Deputi Pelestari Hutan (Divisi Hassan) K.N. Basavaraj membenarkan kematian seekor macan tutul saat menyerang sebuah keluarga terdiri suami, istri dan anak yang sedang berkendara motor tersebut. Namun, menurutnya, kematian si macan karena dianiaya massa yang datang karena mendengar teriakan minta tolong.

Basavaraj juga menambahkan kalau macan yang sama yang telah menyerang seorang ibu dan anaknya di Byragondanahalli, sekitar lima kilometer dari Bendekere. Kawasan itu juga berbatasan dengan Distrik Tumkuru yang selama ini mencatat jumlah konflik warga dan macan tutul tertinggi di Karnataka.

Menurut Basavaraj, tim dari Departemen Kehutanan telah memasang jaring dan perangkap untuk menangkap macan itu pascaserangan di Byragondanahalli. Dalam proses penangkapan itu pula, macan tutul sempat menyerang seorang dokter hewan dalam tim yang mencoba menangkap macan itu hidup-hidup. “Setelah menyerang dokter kami, dia berhasil kabur lagi,” katanya.

Basavaraj menduga macan itu lapar, lelah, haus dan lemah karena terus dikejar beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan tewas di tangan massa. Dia memaparkan hasil pemeriksaan awal yang menunjukkan sejumlah luka pada tubuh hewan itu.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...