Pedomanrakyat.com, Jakarta – Sarah secara tegas membantah menuruti kemauan Rizal Djibran, sang suami, untuk melakukan hubungan seks menyimpang.
Ia mengatakan selalu menolak dan justru berakhir dengan KDRT.
Penolakan Sarah yang membuat Rizal marah berujung pada pemukulan yang membuat beberapa bagian tubuhnya mengalami lebam-lebam.
“Saya selalu menolak,” tegas Sarah ditemui di Trans TV, Rabu (15/2).
“(Dampak dari penolakan) Ya, itu, terjadi kekerasan fisik,” lanjutnya.
Sarah tidak mau membeberkan perilaku seks menyimpang yang diminta Rizal Djibran. Menurutnya, hal tersebut adalah aib.
“Itu hal sensitif. Jadi saya nggak bisa menceritakan secara detail. Biarlah proses hukum berjalan,” terang Sarah.
Sarah juga mengaku Rizal Djibran sudah melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Cikarang. Proses perceraian tersebut diakui Sarah sudah hampir selesai.
Sarah merasa tidak sabar untuk berpisah dari Rizal. Menurut Sarah, tak ada kata maaf bagi lelaki pelaku KDRT dan penyimpangan seksual.
Sarah kemudian mengungkap alasan lain mengapa ia mantap berpisah dari Rizal. Sarah mengatakan Rizal pernah berkata kasar kepada orang tuanya.
“Dia sudah berlaku nggak sopan juga sama orang tua saya, itu yang saya nggak terima,” terang Sarah.
“Ya sudah ngusir saya sama ibu saya. Saya waktu itu masih dalam keadaan sakit juga gitu loh. Itu yang membuat saya, ya, sudahlah,” pungkasnya.

Komentar