Alhamdulilah, MUI Sebut Shaf Sholat Bisa Dirapatkan Kembali

Nhico
Nhico

Jumat, 11 Maret 2022 11:17

MUI Sebut Shaf Sholat Bisa Dirapatkan Kembali.
MUI Sebut Shaf Sholat Bisa Dirapatkan Kembali.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kasus covid-19 di Tanah Air yang terus mengalami penurunan, Majelis Ulama Indonesia turut mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan ibadah kaum Muslimin.

MUI dalam fatwa terbarunya mempersilakan kaum Muslimin menyelenggarakan Sholat Jumat dan aktivitas ibadah lainnya yang melibatkan orang banyak.

Ibadah tersebut di antaranya Sholat Lima Waktu/Rawatib Berjamaah, sholat tarawih dan id di masjid atau tempat umum lainnya, serta menghadiri pengajian umum dan majelis taklim dengan tetap menerapkan protokol kesehatan supaya tidak terpapar covid-19.

Ketua Bidang Fatwa MUI KH Dr Muhammad Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan fatwa terbaru ini mengacu menurunnya angka kasus covid-19.

Sehingga, pemerintah menetapkan kebijakan pelonggaran aktivitas masyarakat, termasuk di transportasi umum seperti pesawat terbang dan kereta api dengan peningkatan kapasitas penumpang sampai 100 persen dan peniadaan jaga jarak.

Merenggangkan shaf dalam fatwa sebelumnya merupakan rukhshah (dispensasi) karena ada hajah syar’iyyah. Atas hal itulah Sholat Jumat pada hari ini, 11 Maret 2022, bisa dilakukan dengan merapatkan shaf.

“Hukum asal tata cara pelaksanaan sholat jamaah itu dilaksanakan dengan merapatkan shaf. Perkembangan kondisi terakhir, MUI menilai berdasarkan kebijakan pemerintah, status hajah syar’iyyah yang menyebabkan adanya rukhshah sudah hilang,” jelas KH Asrorun Ni’am Sholeh dalam keterangan resminya, Jumat (11/3/2022).

“Dengan demikian, pelaksanaan shalat jamaah dilaksanakan dengan kembali ke hukum asal (‘azimah), yaitu dengan merapatkan dan meluruskan shaf (barisan). Meluruskan dan merapatkan shaf (barisan) pada sholat berjamaah merupakan keutamaan dan kesempurnaan berjamaah,” lanjutnya.

Selain itu, kaum Muslimin diimbau untuk makin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan memperbanyak ibadah, tobat, istigfar, zikir, memperbanyak salawat, sedekah, serta senantiasa berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala agar diberi perlindungan dan keselamatan dari musibah dan marabahaya (daf’u al-bala’), khususnya covid-19.

“Menyambut bulan Ramadhan, umat Islam diharapkan menyiapkan diri lahir dan batin dengan menjalankan berbagai syiar keagamaan. Pengajian dan aktivitas keagamaan lain yang biasa dilakukan di bulan Ramadhan seperti sholat tarawih, tadarus Alquran, qiyamul lail, ifthar jamai, dapat dilakukan dengan tetap disiplin menjaga kesehatan,” pungkasnya.

Wallahu a’lam bishawab.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 23:26
Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL
Pedomanrakyat.com, ​Ketapang – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan menyelidiki temuan tengkorak yang ...
Metro15 Oktober 2026 22:24
Wali Kota Munafri Sabet Grand Baznas Award 2026, Target Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendap...
Politik15 Oktober 2026 21:21
PSI Sulsel Panaskan Mesin Partai di Toraja Utara, Syamsir: Kemenangan Harus Diperjuangkan
Pedomanrakyat.com, Toraja Utara – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan terus memperkuat konsolidasi internal dengan menyambangi kader...
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...