Andi Sudirman Groundbreaking Program MYP Rehabilitasi Daerah Irigasi, Dimulai dari Soppeng

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 09 April 2026 19:22

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan groundbreaking sekaligus peletakan batu pertama rehabilitasi Daerah Irigasi.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan groundbreaking sekaligus peletakan batu pertama rehabilitasi Daerah Irigasi.

Pedomanrakyat.com, Soppeng – Program Multiyears Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di sektor pembangunan dan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) senilai Rp764 miliar, resmi di mulai.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan groundbreaking sekaligus peletakan batu pertama rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Paket 2 MYP Tahun Anggaran 2026-2027.

Kegiatan ini dipusatkan di DI Leworeng, Desa Tottong, Kecamatan Donri-donri, Kabupaten Soppeng, pada Rabu (8/4/2026) sebagai titik awal dimulainya proyek strategis dibawah pemerintahan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi.

Prosesi groundbreaking ini turut dihadiri oleh Bupati Soppeng Suwardi Haseng, Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle, unsur Forkopimda Soppeng, jajaran OPD lingkup Pemprov Sulsel serta para petani setempat.

Andi Sudirman menyampaikan program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat sektor pertanian melalui peningkatan kualitas jaringan irigasi.

“Groundbreaking rehabilitasi daerah irigasi dimulai di Soppeng untuk 3 DI (rehabilitasi DI Leworeng, Latenreng dan Salobunne) dengan total nilai kurang lebih Rp77 miliar untuk mengembalikan fungsi irigasi yang rusak lebih dari 50 persen,” ujarnya.

Menurutnya, 3 DI Kabupaten Soppeng ini jika dituntaskan nantinya dapat meningkatkan jangkauan hingga 3.000-an hektare sawah teririgasi sehingga bisa kembali normal 5.300 hektare.

“Ini juga sekaligus operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi guna memudahkan para petani kita serta mendukung swasembada pangan nasional,” tambahnya.

Andi Sudirman berharap proyek ini dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani di wilayah tersebut.

“Kami berharap ini dapat berjalan lancar, tepat waktu dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Proyek rehabilitasi Paket 2 ini mencakup tiga kabupaten, yakni Soppeng, Bone, dan Wajo dengan nilai kurang lebih Rp268,9 miliar serta total penanganan 13 Daerah Irigasi (DI).

Adapun daerah irigasi tersebut meliputi: DI Unyi, DI Lanca, DI Jaling, DI Salomekko, DI Waru-Waru, DI Bengo, DI Selli Coppobulu, dan DI Lalengrie di Kabupaten Bone; DI Latenreng, DI Salobunne, dan DI Leworeng di Kabupaten Soppeng. Keudian DI Cilellang dan DI Cenrana di Kabupaten Wajo.

Program MYP Pembangunan Irigasi di Sulawesi Selatan memiliki total anggaran mencapai sekitar Rp764 miliar, dengan cakupan layanan area irigasi seluas kurang lebih 54.000 hektare. Program ini direncanakan berlangsung selama dua tahun anggaran, yakni 2026 hingga 2027.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Juni 2026 23:32
Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Akan Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berkomitmen untuk terus men...
Metro25 Juni 2026 22:25
Sulsel Borong Tiga Gelar Juara di PENAS XVII Gorontalo, Stand Agribisnis Terbaik Kategori Provinsi
Pedomanrakyat.com, Gorontalo – Kontingen Sulawesi Selatan menorehkan prestasi pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung d...
Olahraga25 Juni 2026 21:31
Supratman Terpilih Aklamasi, Ismail Dorong PBVSI Makassar Perkuat Pembinaan Voli
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) PBVSI Makassa...
Metro25 Juni 2026 20:28
Fatmawati Rusdi Buka Business Forum IGS 2026, Tawarkan Potensi Investasi Sulsel kepada Delegasi 28 Negara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Delegasi dari 28 negara menjajaki peluang investasi dan perdagangan di Sulawesi Selatan dalam Business Forum Indon...