Anggaran Miliaran Dinilai Tak Efektif, DPRD Jadwalkan Tinjau Masjid 99 Kubah

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 04 Maret 2026 17:33

Rapat Kerja Komisi D DPRD Sulsel dalal rangka membahas rehabilitasi masjid 99 kubah.
Rapat Kerja Komisi D DPRD Sulsel dalal rangka membahas rehabilitasi masjid 99 kubah.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan melaksanakan rapat kerja dalam rangka membahas rehabilitasi masjid 99 Kubah, yang berlokasi di Centrt Poin of Indonesia (CPI) Kota Makassar.

Rapat kerja ini dipimpin Ketua Komisi D Kadir Halid, didampingi anggota Muhammad Sadar, Lukman B Kady, Havid Pasha, Esra Lambang Andi Aan Nugraha, dan Sultan Tajang, berlangsung di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Rabu (4/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Komisi D DPRD Sulsel
melontarkan kritikan keras terhadap proyek rehabilitasi Masjid 99 Kubah Asmaul Husna.

“Kami ini sering salat berjamaah di sana. Dulu sebelum dikerja, yang bocor itu hanya di sekitar mimbar, dua baris di depan mimbar, dan hanya titik-titik. Sekarang kalau hujan, air sudah mengalir. Bukan satu titik, tapi banyak titik,” tegas Kadir.

Kadir menuturkan, berdasarkan penjelasan pengurus yayasan yang diwakili Sumarlan, kondisi sebelum rehabilitasi jauh lebih terkendali. Namun setelah kubah utama dibongkar dalam proyek perbaikan, kebocoran meluas hampir di seluruh bagian saat hujan turun.

Komisi D menyoroti anggaran tahun 2025 yang mencapai kurang lebih Rp4,5 miliar. Ironisnya, anggaran tersebut disebut sudah mengalami tiga kali adendum.

“Anggaran Rp4,5 miliar lebih ini percuma saja kalau bukan menyetop kebocoran, tapi malah menambah kebocoran. Dulu satu titik, sekarang lebih dari 10 titik. Bisa dikatakan anggaran ini sia-sia,” jelasnya.

Ia juga mengungkap bahwa Masjid Kubah telah empat kali diperbaiki atau dipelihara sejak selesai dibangun. Ia mempertanyakan kualitas pekerjaan serta fungsi pengawasan proyek.

“Fungsi pengawas ini apa? Tidak jelas pekerjaannya. Anggaran miliaran rupiah, tapi hasilnya justru tambah parah,” terang Kadir.

Masalah lain yang turut disorot adalah kontraktor pelaksana, PT Aleta, yang menggunakan material enamel dari Kedaung. Namun, menurut Kadir, perusahaan yang berkontrak dengan Kedaung bukanlah PT Aleta secara langsung, melainkan pihak lain.

Sebagai tindak lanjut, Komisi D dijadwalkan turun langsung meninjau lokasi pada Kamis 5 Maret. Para legislator akan melaksanakan salat zuhur di masjid tersebut sekaligus mengecek kondisi terkini kebocoran.

“Besok kami tinjau langsung. Kami ingin lihat sendiri sejauh mana kerusakan yang terjadi,” ujar Kadir.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang (DACKTR), Astina Abbas, menyebutkan untuk proyek rehabilitasi kubah baru dianggarkan tahun 2025.

“Untuk kubah baru tahun 2025 ini ada anggaran perbaikannya. Tapi belum menyentuh kubah-kubah kecil, baru kita sentuh adalah kubah utama,” kata Astina, saat rapat kerja.

Astina juga mengungkapkan bahwa, anggarannya rehabilitasi mesjid 99 kubah sekitar Rp4,5 miliar. Dimana penangan rehap lantai 1 dan lantai 2 dan kubah utama. Namun untuk pengerjaannya tidak langsung semuanya atau dilakukan secara bertahap.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Oktober 2026 23:36
Resmi Ditutup, 134 Peserta Siap Ikuti Pelatihan Relawan Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti ...
Metro01 Oktober 2026 23:13
Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak ASN Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk...
Nasional01 Oktober 2026 22:31
Pemerintah Siapkan Pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) untuk memperkuat tata kel...
Metro01 Oktober 2026 22:08
APBD-P 2026 Makassar Rp5,26 Triliun, Appi: Layanan Dasar dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengetok palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (AP...