Anggota DPRD Makassar Sayangkan Ketidakhadiran Pj Wali Kota Pada Rapat Paripurna

Editor
Editor

Jumat, 17 Juli 2020 16:04

Anggota DPRD Makassar Sayangkan Ketidakhadiran Pj Wali Kota Pada Rapat Paripurna

Pedoman Rakyat, Makassar – Anggota DPRD Makassar menyayangkan ketidakhadiran Penjabat (PJ) Wali Kota Rudy Djamaluddin di Rapat Paripurna Penjelasan Wali Kota Makassar terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020, Jum’at (17/7/2020).

Salah satunya Fraksi Golkar Nurul Hidayat. Ia mengatakan, harusnya menghargai putusan jadwal rapat Paripurna minimal ia hadir melalui aplikasi video zoom. Di tengah perkembangan teknologi saat ini disebut tak ada alasan untuk tidak bisa berkomunikasi.

“Mestinya PJ bisa hadir apalagi sekarang ini bisa menggunakan aplikasi zoom. Jadi tidak ada alasan untuk tidak hadir,” tegas Nurul.

Sementara itu, Ketua Fraksi PAN, Hamzah Hamid mengatakan, ketidakhadiran Rudy karena sedang mendampingi Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah ke Masamba, Luwu Utara (Lutra) pasca banjir bandang yang meluluhlantakkan hampir seluruh wilayah disana, sangat bisa ia maklumi.

Namun, Rudy kata dia juga tidak boleh mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya di sebagai PJ Makassar.

“Ini paripurna pertama yang mestinya dihadiri PJ walikota. Para anggota DPRD tentu sangat antusias karena ini merupakan pertemuan perdana,”katanya.

Yang disayangkan Hamzah karena Rudy lebih memilih mengambil tanggung jawab di tempat lain dan mengabaikan tugas utamanya di Makassar.

“Mendampingi gubernur penting, tapi jauh lebih penting memperhatikan nasib masyarakat Kota Makassar saat ini,”terangnya.

Ia pun mengancam Fraksi PAN akan all out pada rapat paripurna pemandangan fraksi pekan depan, jika PJ Walikota kembali tidak hadir.

“Hari ini kami bisa memaklumi, tapi di rapat pandangan fraksi kami tidak akan mentolerir lagi,” katanya.

Hal senada disampaikan Legislator PKS Azwar. Ia Ia menginisiasi agar posisi Rudy sebagai Kadis PUPR di Provinsi Sulsel segera dicarikan pengganti. Hal itu juga kata dia agar kerja-kerjanya di Makassar bisa lebih maksimal.

“Tugas besar PJ ke depan adalah bagaimana Covid-19 ini bisa tertangani dengan baik, di tengah Makasaar juga akan menghelat pemilihan. Ini memerlukan konsentrasi dan kerja keras. Kalau perlu gubernur meminta ke Rudi untuk rela mundur dari jabatannya di Pemprov,” katanya.

Sementara fraksi Partai Gerindra, Nunung Dasniar lebih terfokus pada jabatan Rudy yang masih merangkap sebagai Kadis PUPR di Provinsi Sulsel.

“Apalagi kasus Covid-19 bukan semakin baik malah semakin bertambah. Saran saya ke pak Gubernur untuk mengganti pak Rudy sebagai Kadis PUPR di Provinsi. Rudy harus memilih jabatan mana yang harus ia akan jalankan, tidak boleh dua-duanya,” ucapnya.

Sementara, Fraksi PPP Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) meminta agar PJ Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin turun langsung menindaklanjuti tawuran yang sering terjadi di Makassar bagian Utara.

Ia juga menyesalkan ketidakhadiran Rudy di Rapat Paripurna. Apalagi Kota Makassar masih berada dalam status siaga Covid-19.

“Kalau tidak serius menangani Covid, mundur saja. Karena Makassar juga masih masa siaga Covid,” jelas Rahmat.(*)

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...