Angka Brutal Positif Covid-19 di India, Kini Tembus 400 Ribu Kasus Per Hari

Jennaroka
Jennaroka

Sabtu, 01 Mei 2021 22:32

Deretan jenazah Covid-19 yang akan dibakar di India. (Foto: Reuters)
Deretan jenazah Covid-19 yang akan dibakar di India. (Foto: Reuters)

Pedoman Rakyat, India – Badai serangan pandemi Covid-19 di India, kian brutal. Negara itu telah mencatat lompatan dramatis. Dari 200 ribu postifi Covid-19 perhari, kini melonjak drastis menjadi 400 ribu.

Ini adalah jumlah kasus harian terbesar yang pernah ada, ketika gelombang virus korona kedua melanda India. Menurut Kementerian Kesehatan, India mencatat 401.993 infeksi harian baru, serta 3.523 kematian dalam 24 jam terakhir.

Angka itu kian suram karena di beberapa negara bagian, termasuk Maharashtra, melaporkan kekurangan botol vaksin virus corona yang membuat mereka tidak bisa lagi memvaksinasi orang lain.

India sebelumnya berfokus pada vaksinasi pekerja garis depan dan orang dewasa di atas usia 45 tahun. Sejauh ini pemerintah menggratiskan vaksin. Dan rumah sakit swasta telah diizinkan untuk menjual suntikan dengan harga yang dibatasi 250 rupee, atau sekitar 2,50 poundsterling.

Namun sekarang ini akan berubah karena harga untuk pemerintah negara bagian dan rumah sakit swasta akan ditentukan oleh perusahaan vaksin.

Beberapa negara bagian mungkin tidak dapat memberikan vaksin secara gratis karena mereka membayar dua kali lipat dari pemerintah federal untuk botol yang sama, dan harga di rumah sakit swasta dapat meningkat secara dramatis.

Gelombang Covid-19 kedua yang melemahkan India dan kekurangan oksigen medis telah menghasilkan pasar gelap di mana silinder dijual dengan harga hingga 15 kali lipat dari harga aslinya.

“Saya pikir, di bumi ini, Anda tidak akan pernah melihat situasi di mana orang sekarat dan kami dipaksa untuk memberikan oksigen, atau bantuan ajaib, kepada orang-orang yang duduk di mobil mereka,” kata Manjinder Singh Sirsa kepada ITV News.

Dalam upaya untuk mencegah penderita virus korona dibayar mahal, Singh dan relawan Sikh lainnya di Delhi telah menawarkan oksigen gratis kepada orang-orang di dalam mobil.

Tim juga sedang membangun rumah sakit sementara. Diharapkan dapat menampung hingga 200 tempat tidur dan akan dibuka pada hari Minggu.

“Saya mengalami serangan kecemasan selama dua hari terakhir, karena ketika saya menjawab telepon saya … orang-orang menangis berkata, ‘kami telah kehilangan tiga anggota keluarga, yang keempat sedang sekarat di depan saya, tolong bantu saya dengan tempat tidur,” kata Presiden Komite Manajemen Delhi Gurdwara.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah12 Februari 2026 21:19
Langkah Bersih Pemkab Pinrang, Disdukcapil Digganjar Penghargaan Menuju WBK
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih dan akuntabel kembali membuah...
Politik12 Februari 2026 20:45
Indah Sambangi Warga dan Salurkan Bantuan Gizi di Momentum Hut ke-18 Partai Gerindra
Pedomanrakyat.com, Gowa – Peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra di Kabupaten Gowa diisi dengan aksi sosial yang menyasar keluarga dengan anak pen...
Olahraga12 Februari 2026 20:31
Ismail Tegaskan Komitmen Koni Makassar Kembangkan Padel sebagai Olahraga Masa Depan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham meresmikan Lapangan Reb...
Daerah12 Februari 2026 19:33
Sidrap Lepas 15 Truk Telur, Tegaskan Peran Daerah sebagai Penopang Pangan Nasional
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menegaskan perannya sebagai salah satu sentra produksi telur nasional. ...