Angka Stunting di Sulsel Turun 9.08%

Nhico
Nhico

Senin, 22 November 2021 10:00

Angka Stunting di Sulsel Turun 9.08%

Pedoman Rakyat, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Provinsi Sulsel melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunikasi Informasi dan Edukasi Kesehatan Reproduksi (KIE KESPRO) dalam pencegahan stunting di Hotel Claro Jumat (19/11/21).

Kepala DP3A Dalduk KB Sulsel, Fitriah Zainuddin mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam menekan angka stunting di Sulsel telah membuahkan hasil yang saat ini turun menjadi 9.08% dan telah melampaui target pemerintah pusat pada tahun 2024 sebesar 14%.

“Keberhasilan ini, tentu merupakan capaian kerja bersama, semoga penurunan stunting ini menjadi pemicu semangat kita bersama untuk terus bekerja dalam menekan angka stunting di Sulsel. Karena stunting merupakan investasi SDM bahkan di atas dari investasi infrastruktur,”ungkapnya.

Ia berharap tidak ada lagi bayi lahir dalam keadaan stunting di sulsel dengan adanya program dan pendampingan yang dilakukan.

“Kita berharap tidak ada lagi bayi lahir dalam keadaan stunting, olehnya itu, pentingnya pendampingan keluarga 1.000 hari pertama kehidupan dan memberikan paket intervensi gizi pada anak dan ibu hamil,” tuturnya.

Fitriah Zainuddin lebih jauh mengaku dalam mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas, pemerintah telah menetapkan kebijakan penyelenggaraan Program Keluarga Berencana, sesuai amanat UU No.52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, dengan maksud untuk mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan mengembangkan kualitas penduduk pada seluruh dimensi penduduk.

“Upaya pengendalian angka kelahiran dan penurunan angka kematian, pengembangan kualitas penduduk pada seluruh dimensinya, peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, penyiapan dan pengaturan perkawinan serta kehamilan terus dilakukan sehingga penduduk menjadi sumber daya manusia yang tangguh serta mampu bersaing dan dapat menikmati hasil pembangunan secara adil dan merata,” ucapnya.

Ia juga mengaku Upaya-upaya pendekatan siklus hidup manusia dengan konsep pemikiran Keluarga Berencana melalui promosi dan konseling Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) yang mencakup seperti kesehatan reproduksi remaja, kelangsungan hidup bayi dan ibunya, masalah kesehatan reproduksi lainnya seperti pencegahan kanker alat reproduksi dan lain sebagainya.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk menanggulangi masalah ini, salah satunya melalui kegiatan Bimbingan Teknis KIE Kespro dalam Percepatan Pencegahan stunting,”pungkasnya.

Ia menambahkan para peserta bimtek ini dapat memahami implementasi KIE Keluarga berencana yang efektif, yang pada akhirnya terjadi peningkatan kesejahteraan ibu dan anak dalam rangka mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

“Melalui kegiatan pertemuan Bimtek ini, kita dapat memberikan kontribusi dalam perbaikan dan peningkatan kualitas program-program pembangunan Keluarga Berencana, khususnya dalam pencegahan stunting melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) sehingga dapat lebih bermanfaat dan dapat mengimplementasikan di lapangan dalam melaksanakan tugas,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...