Antisipasi Krisis Global, Sulsel Gelar Pasar Murah dan Genjot Pangan Lokal Berbasis Sagu

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 20 Oktober 2022 18:51

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan membuka Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor TP-PKK Sulsel, Jalan Masjid Raya Makassar, Kamis (20/10/2022).

Hadir Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Andi Nuransyah; Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi; Kepala Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Causa Iman Karana.

Kemudian, Kepala Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Wilayah Sulselbar Bakhtiar; Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, Kemal Redindo dan Ketua TP-PKK Sulsel, Naoemi Octarina.

Gerakan ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan pangan. Sedangkan, diversifikasi pangan lokal untuk antisipasi krisis pangan dunia. Menjaga inflasi dan ketersedian pangan yang terjangkau dan berkualitas.

“Gerakan pangan murah ini karena sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok strategis termasuk mewujudkan keterjangkauan pangan bagi masyarakat yaitu pangan murah yang berkualitas,” kata Andi Sudirman.

“Kegiatan ini penting untuk menekan inflasi sehingga kita mampu mengantisipasi dengan baik ancaman krisis pangan global,” imbuhnya.

Lanjutnya Gubernur, mendorong pola gerakan rumah tangga yang memiliki ketahanan pangan. Seperti dengan menanam cabe.

“Saya meminta Dinas Ketapang untuk menggerakan pola rumah tanga yang memiliki ketahanan pangan. Jadi rumah tangga juga punya ketahanan pangan. Misalnya menanam cabai. Kami juga di Rumah Jabatan sudah mulai menanam. Selain sebagai tanaman hiasan juga sebagai tanaman produktif,” tambahnya.

Sementara, Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Andi Nuransyah menyampaikan, Kementan mendorong diservasi pangan, serta terus mendorong ketahanan pangan berbasis pangan lokal seperti sagu.

Lanjutnya bahwa, Sulsel merupakan sentra sagu nasional 3.700 hektar dengan produksi 3.000 ton per tahun.

Selain itu, tahun ini juga akan membangun Sagu Center di Universitas Hasanuddin. “Mudahan-mudahan bisa disinergikan dengan Pemprov Sulsel,” sebutnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan unit pengolahan sagu, paket pertanian keluarga, produktivitas petani berupa bibit kopi, bibit kedelai dan pupuk cair.

Selanjutnya, Gubernur meninjau stan-stan pangan murah. Kegiatan ini dilaksanakan 20 – 25 Oktober 2022 untuk 24 kabupaten/kota yang dibagi ke dalam enam zona perwakilan, yakni Makassar, Bulukumba, Soppeng, Parepare, Palopo dan Tana Toraja.

Beras premium (Per Kg dari Rp12.000 jadi 10.400), beras medium (Per Kg Rp9.800 jadi Rp9.000) minyak goreng (Per liter Rp13.000 jadi Rp11.000), daging kerbau Rp85.000/Kg, tepung terigu Rp10.500/Kg, dan cabai rawit Rp18.000/Kg serta kebutuhan pokok lainnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik08 Oktober 2026 15:04
Resmi Jadi Kader Demokrat, Munafri Arifuddin Siap Bangun Kolaborasi Besarkan Partai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi resmi bergabung dengan Partai Demokrat. Bergabungnya Appi ditandai deng...
Nasional08 Oktober 2026 14:51
Kabar Baik Ojol, Potongan Aplikasi Kini Maksimal 8 Persen
Pedomanrakyat.com, Jakarta — Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) dan Keputusan Menteri Perhubungan yang mengatur potongan biay...
Daerah08 Oktober 2026 14:33
Kemiskinan Turun 4.270 Jiwa, Pemkab Maros Tak Puas dan Bidik 6 Persen
Pedomanrakyat.com, Maros — Angka kemiskinan di Kabupaten Maros turun sekitar 1 persen atau setara 4.270 jiwa. Kini, jumlah penduduk miskin tercatat ...
Ekonomi08 Oktober 2026 14:11
Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi menekankan pentingnya setiap event berskala besar yang digelar di Kot...