Antrian Keberangkatan Haji di Sulsel Capai 44 Tahun, Kemenag Ambil Langkah Ini

Jennaroka
Jennaroka

Minggu, 04 April 2021 17:53

Manasik ibadah haji yang digelar Kemenag RI.
Manasik ibadah haji yang digelar Kemenag RI.

Pedoman Rakyat, Makassar – Antrian keberangkatan jemaah haji Indonesia sangat panjang. Bahkan, di daerah Sulawesi Selatan ada yang mencapai 44 tahun. Menurut Menag, Yaqut Cholil, salah satu sebab antrian haji demikian panjang adalah praktik dana talangan.

Orang yang belum memiliki biaya cukup, bisa mendapatkan nomor porsi untuk mendaftar haji karena ada pihak yang memberikan dana talangan.

“Sehingga orang berlomba lomba dan kita tahu sekarang antriannya sudah sedemikian panjang” jelas Menag, dilansir website Kemenag RI, saat meresmikan Wisma Shafa Asrama Haji Sudiang di Makassar, Sabtu (3/4/2021).

“Kementerian Agama mencoba mencari jalan keluar dari antrian panjang ini. Salah satunya yang kita ambil adalah bagaimana mengambil kebijakan tidak akan ada lagi dana talangan,” tegasnya.

Tampak hadir, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, Rektor UIN Alauddin, Kepala UPT Asrama Haji Sudiang Makassar, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Merdisyam, Ketua MUI Sulsel Anregurutta KH. Sanusi Baco, Ketua Tanfidziyah PWNU Sulsel serta para Kakankemenag dan Kasi PHU Se-Sulsel.

Gus Menteri berharap tahun ini pelaksanaan haji bisa terwujud, meski sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari Saudi. Karenanya, Kemenag terus melakukan sejumlah persiapan, dengan merumuskan sejumlah skenario, termasuk vaksinasi jemaah haji.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel Khaeroni melaporkan bahwa selama pandemi, jajarannya aktif menggencarkan kampanye dan sosialisasi penanggulangan Covid-19. Kanwil juga secara intens melakukan pembinaan dan manasik haji kepada calon jemaah melalui Program Manasik Sepanjang Tahun.

“Sulsel saat ini dalam hal waiting list (daftar tunggu) masih menempati urutan pertama di Indonesia, yakni rata-rata 31 tahun. Kabupaten Bantaeng menjadi Kabupaten yang memiliki daftar tunggu terlama, yakni 44 tahun,” jelas Khaeroni. Usai peresmian, Gus Menteri sempat meninjau sejumlah kamar dan fasilitas di Wisma Shafa.

 Komentar

Berita Terbaru
Atalia, Istri Gubernur Ridwan Kamil Positif Covid-19: Kaget dan Bingung Ketularan di Mana
Nasional17 April 2021 20:06
Atalia, Istri Gubernur Ridwan Kamil Positif Covid-19: Kaget dan Bingung Ketularan di Mana
Pedoman Rakyat, Bandung – Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya terpapar COVID-19. Dia mengaku tak tahu tertular dari mana. At...
Hujan Deras, Beberapa Daerah di Singapura Terendam Banjir
International17 April 2021 19:58
Hujan Deras, Beberapa Daerah di Singapura Terendam Banjir
Pedoman Rakyat, Singapura – Banjir bandang dilaporkan terjadi di beberapa bagian Singapura, di tengah hujan lebat yang mengguyur wilayah itu pad...
Intip Napi di Polres Pelabuhan Makassar yang Wajib Baca Al-Qur’an hingga Puasa
Hukum/Kriminal17 April 2021 19:50
Intip Napi di Polres Pelabuhan Makassar yang Wajib Baca Al-Qur’an hingga Puasa
Pedoman Rakyat, Makassar – Selama bulan suci ramadan 1442 H, para napi yang menempati sel tahanan Mapolres Pelabuhan Makassar diwajibkan untuk m...
DPRD Makassar: THR Tak Dibayarkan Penuh, Usaha Ditutup
Metro17 April 2021 19:46
DPRD Makassar: THR Tak Dibayarkan Penuh, Usaha Ditutup
Insyaallah seminggu sebelum hari H 1 syawal 1442 H, Komisi D DPRD Makassar akan membuka posko pengaduan baik itu secara lansung ke Komisi D atau pun s...