Anwar Ibrahim Ungkap Malaysia Tak Diundang Hadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir

Nhico
Nhico

Rabu, 15 Oktober 2025 07:06

Anwar Ibrahim.(F-IST)
Anwar Ibrahim.(F-IST)

Pedomanrakyat.com, Malaysia Malaysia rupanya tidak diundang menghadiri KTT Perdamaian Gaza yang berlangsung di Mesir. PM Anwar Ibrahim menyebut tindakan itu diambil karena mereka tak mendukung 20 poin proposal damai Gaza yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Anwar mengatakan, hanya negara-negara yang memberikan dukungan penuh terhadap proposal itu yang hadir di KTT Perdamaian Gaza.

Malaysia tidak diikutsertakan karena kami menyatakan dukungan dengan beberapa keberatan,” kata Anwar, dikutip dari The Straits Times, Selasa (14/10).

“Itu bersyarat pada resolusi komprehensif untuk pemulangan warga Palestina yang diusir secara paksa,” lanjutnya.

Anwar mengatakan, syarat yang diajukan Malaysia adalah hak-hak yang berkaitan dengan kenegaraan Palestina dan penyelesaian kekerasan yang terus berlanjut di Tepi Barat.

Dia kemudian mengakui ada pihak-pihak yang mempertanyakan dukungan Malaysia terhadap proposal itu. Namun, dia menyatakan prioritas utamanya adalah menghentikan kerusakan di Gaza dan pembunuhan warga sipil, termasuk perempuan dan anak. Anwar mengatakan, proposal itu juga disetujui oleh sejumlah negara Timur Tengah dan Islam.

Lebih lanjut, Anwar mengungkap mendapat surat khusus dari negosiator Hamas pada 7 Oktober lalu mendukung inisiatif perdamaian Trump. Untuk saat ini, Anwar mengatakan Malaysia mendukung proposal itu karena akan mengakhiri perang dan memungkinkan kembalinya warga Palestina ke Gaza.

Anwar mengatakan Malaysia siap membantu dalam operasi penjaga perdamaian di bawah PBB jika diminta. Tak hanya itu, Anwar juga mengungkap akan menghubungi otoritas Mesir supaya bantuan kemanusiaan dan bantuan medis dapat masuk ke Gaza lewat Rafah.

“Kita akan lihat apakah bisa mengirim bantuan dan spesialis medis melalui Rafah. Daripada membawa warga Palestina ke sini, lebih baik kita yang ke sana untuk membantu,” ungkapnya.

Anwar diberitahu bahwa hanya 167 truk bantuan yang bisa masuk ke Gaza pada 13 Oktober. Padahal, seharusnya ada 600 truk yang diizinkan masuk ke Gaza setiap hari.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...
Metro16 April 2026 22:40
Sekda Sulsel Buka High Level Meeting TP2DD 2026, Dorong Sinergi Optimalkan Pajak Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka secara resmi High Level Meeting dan Asistensi C...