Arogan, Pengantar Jenazah Keroyok Anggota TNI di Gowa Sulsel, Ini Pelakunya

Nhico
Nhico

Selasa, 10 Agustus 2021 18:16

Ini tampan kedua pelaku yang melakukan pengeroyokan kepada kedua TNI di Kabupaten Gowa, Sulsel.
Ini tampan kedua pelaku yang melakukan pengeroyokan kepada kedua TNI di Kabupaten Gowa, Sulsel.

Pedoman Rakyat, Gowa- Aksi brutal kembali dilakukan rombongan iring-iringan jenazah. Kali ini mereka melakukan aksi pengeroyokan terhadap seorang anggota TNI. Alhasil dua pemuda ditangkap Kepolisian Resor (Polres) Gowa.

Kasubbag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan mengatakan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Jalan Poros Takalar-Gowa pada Minggu (18/7/2021) lalu. Korbannya anggota TNI berinisial RR (21).

Kronologis kejadian berawal korban dari arah takalar menuju kota Sungguminasa untuk menjenguk orang tuanya. Saat berada di Jalanl Poros Takalar, Kelurahan Tamallayang, Kecamatan Bontonompo, Gowa korban mendapati iring-iringan pengantar jenazah yang melintas dengan arogan.

“Anggota ini kemudian menepi untuk memberikan ruang bagi pengantar jenazah namun salah satu dari rombongan pengantar jenazah bertindak arogan lalu merusak spion mobil korban,” kata Tambunan di Mapolres Gowa, Selasa (10/8/2021).

Karena tidak terima dengan tindakan tersebut, korban pun berbalik arah dan mengejar rombongan pengantar jenazah untuk mencari pelaku pengrusakan.

Namun upaya korban gagal lantaran ada dua pelaku yang ikut dalam rombongan iring-iringan jenazah tak terima atas upaya yang dilakukan korban untuk mencari pelaku pengrusakan spion mobil bahkan, terduga pelaku berinisial MM (20) dan MYI (25) menyerang dan mengeroyok korban.

Atas peristiwa tersebut tim Jatanras Polres Gowa melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi lalu berkoordinasi dengan Polsek Mariso untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Pada tanggal 7 Agustus 2021 pelaku MM berhasil diringkus dirumahnya kemudian dibawa ke Polres Gowa selanjutnya dilakukan interogasi. Terduga pelaku MM menjelaskan bawa pengeroyokan tersebut tidak dilakukan seorang diri namun bersama satu rekannya berinisial MYI,” jelas Tambunan.

Petugas kemudian menyambangi rumah lelaki MYI namun terduga pelaku tidak ditemukan selanjutnya pada 8 Juli 2021 terduga pelaku MYI menyerahkan diri ke Polres Gowa karena mengetahui dirinya dicari polisi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kedua pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukum 5 Tahun 6 bulan penjara.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Metro03 Februari 2026 22:39
Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Pendidikan dan Investasi dengan Singapura
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menerima kunjungan Embassy of the Republic of Singapore...
Metro03 Februari 2026 21:31
Muhammad Sadar Gelar Pengawasan APBD di Pangkep, Soroti Infrastruktur Jalan hingga UMKM Perikanan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, telah melaksanakan pengawasan pelaksanaan Angg...
Daerah03 Februari 2026 20:28
Syaharuddin dan Wabup Nurkanaah Audiensi ke BNPB, Perjuangkan Bantuan Penanganan Bencana
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah melakukan audiensi dengan Kepala BNPB yang diw...
Metro03 Februari 2026 19:25
Di Rakornas 2026, Gubernur Andi Sudirman Tegaskan Kesiapan Sulsel Jalankan Program Prioritas Presiden
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat...