AS Tembak Jatuh Balon Mata-mata China

Nhico
Nhico

Senin, 06 Februari 2023 11:55

AS Tembak Jatuh Balon Mata-mata China

Pedomanrakyat.com, China Hubungan China dan Amerika Serikat kian panas setelah Jet tempur militer as menembak jatuh balon mata-mata yang dicurigai di lepas pantai South Carolina pada Sabtu (4/2/2023) waktu setempat.

China bereaksi dan mengutuk keras serangan militer terhadap sebuah pesawat yang katanya digunakan untuk tujuan meteorologi dan ilmiah lainnya. Menurut mereka, alat tersebut telah tersesat ke wilayah udara as.

China jelas meminta as untuk menangani ini dengan baik dengan cara yang tenang, profesional, dan terkendali,” kata kementerian luar negeri China dalam sebuah pernyataan. “AS bersikeras menggunakan kekuatan, jelas bereaksi berlebihan,” katanya, dikutip dari Reuters, Senin (6/2/2023)

Adapun, Presiden Joe Biden mengatakan dia telah mengeluarkan perintah pada Rabu untuk menurunkan balon, tetapi Pentagon telah merekomendasikan menunggu sampai itu dapat dilakukan di perairan terbuka untuk melindungi warga sipil dari puing-puing yang jatuh.

“Mereka berhasil menurunkannya, dan saya ingin memuji para penerbang kita yang melakukannya,” kata Biden.

Beberapa pesawat tempur dan pengisian bahan bakar terlibat dalam misi tersebut, tetapi hanya satu jet tempur F-22 dari Pangkalan Angkatan Udara Langley di Virginia yang menembak pada menggunakan satu rudal supersonik AIM-9X, pencari panas.

Balon itu ditembak jatuh sekitar enam mil laut di lepas pantai as di Samudra Atlantik, di atas perairan yang relatif dangkal.

Seorang pejabat militer as mengatakan bahwa puing-puing tersebar di lautan sejauh tujuh mil dan beberapa kapal militer AS berada di lokasi.

Penembakan itu pun kian meningkatkan rasa saling curiga atas isu kegiatan spionase yang berkembang di as. Biden pun kemungkinan akan terus menghadapi pengawasan politik yang ketat dari lawan Republik di Kongres yang berpendapat dia gagal bertindak cukup cepat.

Seorang pejabat senior mengatakan setelah menembak jatuh balon tersebut, pemerintah AS berbicara langsung dengan China tentang tindakan tersebut. Departemen Luar Negeri juga memberi pengarahan kepada sekutu dan mitra di seluruh dunia, kata pejabat itu.

Masih ada pertanyaan tentang seberapa banyak informasi yang mungkin dikumpulkan China selama perjalanan balon melintasi Amerika Serikat.

Balon memasuki wilayah udara as di Alaska pada 28 Januari sebelum pindah ke wilayah udara Kanada pada 30 Januari.

Kemudian masuk kembali ke wilayah udara as di atas Idaho utara pada 31 Januari, kata seorang pejabat pertahanan AS. Setelah melintasi daratan AS, ia tidak kembali ke perairan terbuka, membuat penembakan menjadi sulit.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 April 2026 15:48
Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Pro...
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...
Daerah17 April 2026 15:20
1.856 ASN WFH, Pemkab Maros Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten Maros mulai menerapkan sistem work from home (WFH) bagi ASN secara penuh pekan ini. Dari total 6.392...
Metro17 April 2026 15:07
15 Peserta Kafilah Luwu Timur Lolos ke Final MTQ XXXIV Sulsel 2026 di Maros
Pedomanrakyat.com, Lutim – Kabar membanggakan datang dari Kafilah Kabupaten Luwu Timur pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat P...