Asesor UNESCO Tinjau Geosite Kepulauan Pangkep, Bupati Yusran Optimistis Status Global Geopark Bertahan

Nhico
Nhico

Jumat, 31 Juli 2026 09:53

Asesor UNESCO Tinjau Geosite Kepulauan Pangkep, Bupati Yusran Optimistis Status Global Geopark Bertahan

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Tim asesor UNESCO melanjutkan rangkaian revalidasi Maros-Pangkep UNESCO Global Geopark di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Kamis (30/7/2026). Pada hari kedua, asesmen difokuskan pada pengembangan masyarakat dan peninjauan geosite di kawasan kepulauan.

Tim asesor mengawali agenda di Sentra UMKM Barakka Jaya dan Rumah Produksi Bersama Komoditas Garam. Kedua lokasi tersebut merupakan bagian dari kategori Community Development Site untuk menilai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan produk unggulan di kawasan geopark.

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau berharap Maros-Pangkep UNESCO Global Geopark dapat mempertahankan statusnya sebagai UNESCO Global Geopark. Menurutnya, pengakuan tersebut akan semakin memperkenalkan kawasan geopark di tingkat internasional sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.

“Kami berharap status Geopark Maros-Pangkep ini bisa tetap dipertahankan dan yang pastinya Geopark Maros-Pangkep makin dikenal lagi di mancanegara,” ujarnya.

MYL menambahkan, kawasan geopark mulai menarik minat wisatawan asing. Karena itu, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kunjungan ke destinasi kepulauan, khususnya Pulau Kapoposang dan Pulau Panambungan.

“Ada beberapa turis mancanegara mengunjungi PIG, dan tahun ini kita targetkan juga kunjungan ke beberapa daerah kepulauan, khususnya Pulau Kapoposang dan Panambungan,” katanya.

Usai meninjau Rumah Produksi Bersama Komoditas Garam, tim asesor melanjutkan perjalanan melalui Dermaga Maccini Baji menuju Geosite Pulau Karang Kapoposang dan Pulau Karang Panambungan.

Di Pulau Kapoposang, asesor dijadwalkan mengunjungi SDN 12 Kapoposang serta meninjau industri rumahan pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai salah satu produk unggulan masyarakat di kawasan geopark.

Tim juga akan mengunjungi kawasan konservasi penyu, melakukan snorkeling untuk mengamati keanekaragaman hayati bawah laut, mengobservasi pendaratan penyu hijau, hingga mengikuti pelepasan tukik sebagai bagian dari upaya konservasi.

Sementara itu, di Pulau Karang Panambungan, tim asesor akan meninjau geosite serta berbagai kegiatan konservasi yang dilaksanakan di kawasan tersebut.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 September 2026 23:23
Bunda PAUD Makassar Dorong Komunikasi Efektif untuk Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pokja Bunda PAUD Kota Makassar menggelar kegiatan Public Speaking bertema “Speak with Confidence, Heart & Im...
Daerah23 September 2026 22:22
Bupati Syaharuddin Tinjau Peternakan 200 Ribu Ayam, Telur Sidrap Tembus Kalimantan
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, mengunjungi salah satu peternakan ayam petelur di Desa Mario, ...
Metro23 September 2026 21:25
Sekda Jufri Rahman: Pengendalian Inflasi Harus Jadi Agenda Strategis Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Selatan Jufri Rahman menekankan pentingnya pengendalian inflasi sebagai bagian ...
Olahraga23 September 2026 20:44
KALLA 10K 2026 Gandeng PASI, Makin Kompetitif dan Jadi Daya Tarik Pelari Elite
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla 10K akan berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Anjungan Pantai Losari dengan menargetkan 4.500 pelari. Mengga...