Pedomanrakyat.com, Makassar – Bank Sulselbar terus memperkuat perannya sebagai pelopor pengembangan ekosistem keuangan syariah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Sulselbar berkomitmen menghadirkan layanan pembiayaan berbasis prinsip syariah yang mampu mendorong pertumbuhan sektor riil sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran pembiayaan syariah yang menyasar berbagai sektor strategis, seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembiayaan konstruksi, serta Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. Melalui skema pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah, Bank Sulselbar tidak hanya mendukung perkembangan dunia usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Suandi, mengatakan bahwa penguatan ekosistem keuangan syariah menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui layanan keuangan yang berlandaskan nilai-nilai syariah.
Baca Juga :
“Bank Sulselbar menunjukkan komitmen nyata sebagai penggerak ekonomi syariah daerah melalui penguatan ekosistem pembiayaan berbasis syariah yang menyasar sektor-sektor strategis, seperti UMKM, konstruksi, dan pembiayaan KPR Subsidi,” ujar Yulis Suandi kepada detikSulsel, Selasa (4/8/2026).
“Melalui implementasi akad syariah, antara lain Murabahah dan Mudharabah, Bank Sulselbar memberikan solusi pembiayaan yang tidak hanya sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga mampu mendorong produktivitas usaha, meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan,” sambungnya.
Dalam implementasinya, Bank Sulselbar memanfaatkan berbagai akad syariah, seperti Murabahah untuk pembiayaan berbasis jual beli dan Mudharabah untuk skema kerja sama usaha berbasis bagi hasil. Kedua akad tersebut menjadi instrumen penting dalam menyediakan pembiayaan yang transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan syariah.
Yulis Suandi menegaskan bahwa sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Sulselbar akan terus memperluas kontribusinya dalam membangun ekosistem keuangan syariah yang kuat dan berdaya saing.
“Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Sulselbar berkomitmen memperkuat ekosistem keuangan syariah melalui penyaluran pembiayaan berbasis prinsip syariah kepada sektor-sektor produktif, meliputi UMKM, pembiayaan konstruksi, dan KPR Subsidi,” katanya.
“Pemanfaatan akad syariah seperti Murabahah dan Mudharabah menjadi wujud komitmen Bank Sulselbar dalam menyediakan akses pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah sekaligus mendukung pertumbuhan sektor riil dan pembangunan ekonomi daerah. Langkah tersebut menegaskan kontribusi Bank Sulselbar dalam mendorong berkembangnya ekosistem keuangan syariah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat,” jelasnya.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bank Sulselbar terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah. Penguatan pembiayaan pada sektor-sektor produktif diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM, mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Komentar