Bapenda Lutim Catat Capaian Positif, Pajak Daerah Lampaui Target

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 09 April 2026 12:36

Bapenda Lutim
Bapenda Lutim

Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan digitalisasi.

Hal ini tercermin dari capaian realisasi pajak daerah hingga Triwulan I Tahun 2026 yang berhasil menembus angka 26,23 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 15 persen.

Capaian tersebut terungkap dalam kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan Rapat Monitoring dan Evaluasi Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan I Tahun 2026 serta implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), yang berlangsung di Aula Kantor Bapenda Kabupaten Luwu Timur, Rabu (8/4/2026).

Mewakili Bupati Luwu Timur, kegiatan dibuka Asisten Bidang Administrasi Umum, Drs. Askar. Turut hadir Kasubag Umum Setdakab Lutim, Anita, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Adnan, Kepala Bapenda, Muhammad Yusri, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, M. Said, Kabid Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Daerah, Chairuddin Arfah, serta sejumlah perangkat daerah terkait lainnya.

Dalam arahannya, Drs. Askar menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah dalam mengoptimalkan pendapatan melalui pemanfaatan teknologi digital.

“Digitalisasi bukan sekadar inovasi, melainkan kebutuhan strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda, Muhammad Yusri menyampaikan bahwa, capaian realisasi pajak daerah yang melampaui target pada triwulan pertama merupakan hasil dari upaya bersama seluruh perangkat daerah dalam mengoptimalkan sistem pembayaran pajak berbasis digital.

Implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, kata Yusri, dinilai mampu memberikan kemudahan bagi wajib pajak, sekaligus meningkatkan transparansi dan akurasi data penerimaan.

Lebih lanjut, Yusri menjelaskan, sumber pendapatan daerah juga berasal dari retribusi daerah yang meliputi retribusi jasa usaha dan retribusi umum.

“Alhamdulillah pendapatan daerah kita melebihi target pada triwulan pertama. Namun terkait retribusi yang belum tercapai, ini akan menjadi bahan evaluasi ke depan. Kami juga akan mengundang kembali OPD terkait untuk membahas dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah,” ungkap Yusri.

Terakhir Kepala Bapenda menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat integrasi sistem perpajakan daerah, meningkatkan validasi data, serta memperluas jangkauan layanan pembayaran non-tunai guna mendorong peningkatan PAD pada triwulan berikutnya.

“Seluruh perangkat daerah dan masyarakat juga diharapkan dapat terus mendukung upaya digitalisasi sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah,” pungkas Yusri

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Juni 2026 22:25
Sulsel Borong Tiga Gelar Juara di PENAS XVII Gorontalo, Stand Agribisnis Terbaik Kategori Provinsi
Pedomanrakyat.com, Gorontalo – Kontingen Sulawesi Selatan menorehkan prestasi pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung d...
Olahraga25 Juni 2026 21:31
Supratman Terpilih Aklamasi, Ismail Dorong PBVSI Makassar Perkuat Pembinaan Voli
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) PBVSI Makassa...
Metro25 Juni 2026 20:28
Fatmawati Rusdi Buka Business Forum IGS 2026, Tawarkan Potensi Investasi Sulsel kepada Delegasi 28 Negara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Delegasi dari 28 negara menjajaki peluang investasi dan perdagangan di Sulawesi Selatan dalam Business Forum Indon...
Nasional25 Juni 2026 19:30
Menhut: Indonesia Bergerak dari Konservasi Konvensional Menuju Nature Finance yang Inklusif dan Berkelanjutan
Pedomanrakyat.com, London – Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, menegaskan komitmen Indonesia untuk membangun sistem konserv...