Belum Mandi Wajib Tapi Sudah Masuk Waktu Imsak, Sah Atau Tidak Puasanya?

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Rabu, 28 April 2021 04:00

Belum Mandi Wajib Tapi Sudah Masuk Waktu Imsak, Sah Atau Tidak Puasanya?

Pedoman Rakyat, Jakarta – Berhubungan suami istri di bulan Ramadhan diperbolehkan. Asalkan, sudah berbuka puasa.

Namun waktu untuk melakukan hubungan badan bisa jadi terbatas mengingat malam yang terasa lebih pendek karena adanya ibadah salat tarawih.

Oleh karena itu, maklum bila sebagian pasangan memilih bercinta pada dini hari atau di sekitar waktu sahur.

Sayangnya, seks sekitar waktu sahur juga kerap menimbulkan dilema. Sebab, harus mandi wajib setelahnya.

Namun pertanyaan akan muncul. Bagaimana bila belum melakukan mandi wajib saat waktu imsak sudah tiba? Terhitung sah atau tidak ya, puasanya?

Mandi wajib atau mandi junub adalah proses membersihkan diri dari hadas besar. Mandi wajib, Sifatnya wajib bagi seorang muslim ketika ingin beribadah seperti salat.

Menurut Direktur Rumah Quran dan Bahasa Al-Mujtaba, Dr. Mauidlotun Nisa, Lc., S.Pd.I., M.Hum, jika Anda atau suami belum mandi junub sebelum azan subuh, maka hukumnya boleh dan sah-sah saja untuk melanjutkan puasa.

“Sebaiknya mandi dulu, tapi jika darurat dalam keadaan sempitnya waktu tidak apa-apa mandi setelah subuh. Apalagi waktu subuh adalah waktu di mana orang masih ngantuk dan belum sadar betul,” ujar Ustazah Nisa–sapaan akrabnya, dilansir dari kumparanMOM.

Dalam Hadist H.R Muslim juga menerangkan:

Aisyah dan Ummu Salamah, dua istri Nabi Muhammad saw., keduanya mengatakan

“Rasulullah pernah berhadas besar (junub) pada waktu subuh di bulan Ramadhan karena malamnya bersetubuh, bukan karena mimpi, lalu beliau berpuasa tanpa mandi sebelum fajar”. (H.R Muslim).

Ustazah Nisa menjelaskan bahwa dari hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa puasa akan tetap sah, meski belum mandi junub usai berhubungan seks. Asalkan hubungan seks tidak dilakukan saat tengah berpuasa.

Ustazah Nisa lebih lanjut berpesan, bila memungkinkan tetap lah usahakan segera mandi wajib sebelum azan subuh.

Dengan begitu, Anda dan suami tetap bisa menunaikan salat subuh tepat waktu. Namun, jika kondisi tidak memungkinkan, puasa Anda tetap sah apabila Anda dan suami baru mandi wajib setelah azan subuh.

“Jika itu terjadi, yaitu mandi junub (karena bersetubuh) setelah imsak dan subuh karena bersetubuh, maka tetap bisa dilanjutkan puasanya dan tetap sah. Meski demikian, jika kita tidak dalam keadaan sempit waktu, maka sebaiknya mandi junub dulu sebelum imsak dan subuh,” demikian Ustazah Nisa.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...