BEM Kalla Institute Kupas Tuntas Perang Dagang Amerika Serikat

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 30 April 2025 21:46

Puluhan mahasiswa dari berbagai program studi tampak antusias menghadiri talkshow.
Puluhan mahasiswa dari berbagai program studi tampak antusias menghadiri talkshow.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Puluhan mahasiswa dari berbagai program studi tampak antusias menghadiri talkshow bertema “Trump Effect: Peluang atau Ancaman Untuk Industri di Indonesia”.

Kegiatan ini diselenggarakan beberapa waktu lalu oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kalla Institute di Auditorium Hadji Kalla, kampus Kalla Institute.

Acara ini menghadirkan Muh. Taufan Gunawan, S.ST., M.M selaku dosen Kalla Institute, Arfan Arif selaku owner Lavalust dan Ketua BEM Kalla Institute Cherry Arma Sary dari prodi Manajemen Retail selaku narasumber.

Saat ini presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan juga presiden China Xie Jin Ping saling adu kuat dengan memberikan tarif dagang ekspor impor yang bisa berdampak besar pada pasar global, akibat perang dagang ini banyak negara yang sudah ancang-ancang untuk menyelamatkan ekonominya dan mencari solusi baru untuk bertahan.

“Saatnya para mahasiswa memanfaatkan peluang ini untuk segera menjalankan UMKM nya, manfaatkan momen ini untuk bisa merebut pasar baru, manfaatkan usia kalian yang masih muda ini untuk terjun langsung bersaing dan mendapatkan pengalaman dalam dunia bisnis secara nyata.” ucap, Taufan.

Selaras dengan Taufan, Arfan Arif selaku owner Lavalust yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis menjelaskan bahwa saat inilah waktu yang tepat untuk kembali membangkitkan local heroes, kita harus kembali melirik dan membantu pemberdayaan UMKM.

“Indonesia tidak boleh hanya jadi penonton. Dalam setiap krisis global, selalu ada peluang untuk tampil sebagai pemain penting di kawasan,” ujar Arfan.

Sebagai kampus pencetak pebisnis muda, Kalla Institute sendiri sudah berhasil mencetak lulusan yang sukses menjalankan bisnis mereka, mulai dari Nazma Grup bidang Retail, Es Sejuk.id Food & Beverage dan masih banyak lagi.

Ketua BEM Kalla Institute Cherry Arma Sary dari prodi Manajemen Retail menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda edukatif yang bertujuan membuka wawasan mahasiswa agar lebih siap menghadapi realita dunia internasional.

“Kami ingin menciptakan ruang dialog yang kritis dan relevan, karena tantangan global seperti ini akan berdampak langsung atau tidak langsung ke masa depan kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...