Benarkah Virus Covid-19 Varian Delta Menular Hanya dengan Berpapasan?

Jennaroka
Jennaroka

Sabtu, 03 Juli 2021 19:22

Ilustrasi
Ilustrasi

Pedoman Rakyat, Makassar – Penyebaran virus corona varian Delta atau B.1.617.2 yang meluas cepat disinyalir menjadi penyebab ledakan kasus Covid-19 di Indonesia pascalibur Lebaran.

Benarkah penularan coronavirus Delta terjadi begitu cepat bahkan hanya melalui berpapasan dengan orang terinfeksi?

Seperti dilansir klikdokter, pakar kesehat dr Devia Irine Putri, mutasi menyebabkan Covid-19 varian Delta memiliki tingkat penularan yang lebih cepat. “Kurang lebih, 3 kali lebih mudah menular dibanding varian pertama,” ungkapnya.

Karakteristik mutasi virus corona terbaru ini begitu luar biasa dan bisa bermutasi dengan sangat cepat. Melansir New York Times, sejumlah ahli kesehatan Amerika Serikat juga mengatakan Covid-19 varian Delta 50 persen lebih menular ketimbang Alpha.

Meski begitu, persentase penularannya sangatlah bervariasi. Kecepatan penyebaran virus corona Delta sempat dikonfirmasi oleh Menteri Kesehatan New South Wales (NSW), Brad Hazzard.

Brad mengatakan, varian Delta dapat menular melalui kontak kilat. Penularannya bahkan terjadi hanya dalam beberapa detik. Cepatnya penularan coronavirus varian Delta diketahui usai otoritas NSW melakukan penelusuran kontak erat pasien terinfeksi yang mengunjungi area perbelanjaan Westfield Bondi Junction, Sydney, Australia.

Dalam rekaman CCTV, pasien terinfeksi terlihat berpapasan dengan pengunjung lainnya, tanpa kontak fisik sama sekali. Akhirnya, muncul dugaan bahwa penularan covid Delta terjadi melalui udara dalam hitungan detik.

Meski demikian, dr. Devia mengatakan butuh penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi hal ini. Sementara itu, Centers for Disease Control and Prevention menduga, tingkat penularan Covid-19 Delta yang lebih cepat tidak lepas dari kemampuan varian ini dalam melawan antibodi, baik pada orang yang pernah terinfeksi maupun yang sudah divaksinasi.

Menurut penelitian di Skotlandia, dampak dari varian covid tersebut adalah dapat menyebabkan seseorang dua kali lipat lebih mungkin dirawat di rumah sakit. Hal ini dibandingkan dengan mereka yang terinfeksi varian Alpha.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan bukti lebih kuat.

Mengenai gejalanya, para ilmuwan belum dapat memastikan apakah orang yang terinfeksi Covid-19 Delta benar-benar mengalami keluhan berbeda dengan varian lainnya.

Secara umum, varian B.1.617.2 menyebabkan sakit kepala, pilek, sakit tenggorokan, demam, batuk, kehilangan indera penciuman, dan sebagainya. Itulah serba-serbi penularan virus corona Delta yang diduga dapat menular hanya dengan berpapasan.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...