Berdayakan Pelaku UMKM di Sektor Pariwisata, Kemenparekraf RI Gandeng Pemkab Maros

Nhico
Nhico

Rabu, 24 November 2021 12:41

Berdayakan Pelaku UMKM di Sektor Pariwisata, Kemenparekraf RI Gandeng Pemkab Maros

Pedoman Rakyat, Maros- Dalam upaya memberdayakan para Pelaku UMKM yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menggandeng Pemerintah Kabupaten Maros menyelenggarakan Workshop Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif).

Kegiatan workshop ini dibuka langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan dihadiri oleh Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf Baparekraf Hariyanto serta Bupati Maros HAS Chaidir Syam yang dilaksakan di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Selasa, (23/11/2021).

Sponsored by ADVERTNATIVE

Program workshop ini dilaksanakan di 25 kabupaten/kota di Indonesia. KaTa Kreatif bertujuan mendorong pengembangan potensi pelaku ekonomi kreatif untuk memunculkan ikon-ikon wisata baru di wilayah tersebut. Atas dasar itu, pihaknya melaksanakan kegiatan workshop peningkatan inovasi dan kewirausahaan sebagai bentuk fasilitasi pengembangan potensi ekonomi kreatif di 25 Kabupaten/Kota, salahsatunya di Kabupaten Maros ini.

“Ini merupakan suatu bentuk pendekatan 360 derajat, dimana kita memberikan ekosistem atau jejaring agar UMKM kreatif ini bisa bangkit dan berkembang. Itu yang menjadi sasaran kita,” ungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya.

Sebanyak 35 pelaku usaha ekonomi kreatif asal Kabupaten Maros yang mengikuti kegiatan ini. Lebih lanjut Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya menyampaikan pihaknya melihat banyak potensi mulai dari tempat wisata, kerajinan dan kuliner yang bisa dikembangkan di Kabupaten Maros. Di sisi lain, beliau melihat melalui pengembangan ekonomi kreatif dari peserta yang hadir di workshop inidapat menciptakan lebih dari 1.000-an lapangan kerja baru yang tentunya akan berdampak pada pertembuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat daerah ini.

Di akhir sambutannya Menparekraf menyampaikan: PR buat pelaku UMKM dan juga Pemerintah Daerah harus memperhatikan packaging yang lebih bagus dan design kemasan yang menarik dari produk UMKM yang dihasilkan nantinya.

Di lain pihak, Bupati Maros HAS Chaidir Syam menyampaikan: masuknya Maros kedalam 25 kabupaten/kota di Indonesia jadi sasran pelaksanaan workshop ini tentu menjadi motivasi tersendiri untuk lebih mendorong dan menggairahkan semangat para pelaku ekonomi kreatif di daerah ini.

“Kita akan terus mendorongan dan memberikan akses bukan hanya sisi permodalan tapi juga dalam bentuk bekal keterampilan memlalui pelatihan atau workshop yang tentunya akan mendukung pengembangan ekraf yang berorientasi pada bagaimana mulai dari mengedukasi pelaku ekonomi masalah cita rasa dan kemasan produk yang dihasilkan,” papar beliau.

Pemkab Maros sendiri telah mengembangkan sejumlah subsektor ekonomi kreatif dengan produk unggulan bidang kuliner.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga28 November 2021 22:00
RMS Racing Team Berhasil Bawa 3 Trofi di Powertrack 2021 Seri 1 Banjar
Pedoman Rakyat, Banjar – Tim balap Rusdi Masse (RMS) Racing Team berhasil membawa tiga trofi di event akbar Powertrack 2021 Putaran Pertama yang...
Metro28 November 2021 21:10
Dua Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang-Dibakar, Kapolrestabes Dudukkan Tokoh Tanah Luwu dan Bone
Pedoman Rakyat, Makassar- Menyikapi penyerangan yang terjadi disejumlah asrama mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sejumlah tokoh m...
Metro28 November 2021 20:30
Alhamdulillah, Kapal Pancing yang Ditumpangi Legislator Sulsel Akhirnya Ditemukan
Pedoman Rakyat, Makassar– Proses pencarian Kapal New Bira Fishing yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Selat Tanakeke Kabupaten Taka...
Hukum/Kriminal28 November 2021 20:18
Dua Asrama Mahasiswa di Makassar Diserang Lalu Dibakar OTK, Kapolda Sulsel Minta Masyarakat Tenang
Pedoman Rakyat, Makassar- Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana meminta masyarakatl tidak percaya dengan isu hoax yang beredar terkait kasus penyeran...