Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Waterboom Mandai Maros

Jennaroka
Jennaroka

Rabu, 02 Juni 2021 13:59

ilustrasi tenggelam
ilustrasi tenggelam

Pedoman Rakyat, Maros – Kolam Renang Grand Waterboom Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menelan korban jiwa. Kali ini seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun berinisial F. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di dasar kolam usai dicari selama hampir lima jam lamanya.

Peristiwa pilu yang menimpa F itu terjadi saat ia beserta keluarganya berlibur di kolam renang Grand Waterboom Mandai, pada Senin (31/5/2021).

Kapolsek Mandai, AKP Ismail mengatakan, F yang merupakan warga Kota Makassar ini awalnya bersama orang tuanya bermain di sekitar kolam. Namun diduga karena lepas dari pengawasan orang tua, F akhirnya terpeleset hingga masuk ke dalam kolam arus.

“Mereka masuk ke wisata itu pukul 13:00 Wita. Mungkin karena terlepas pengawasan dari orang tua, sehingga dia masuk ke dalam kolam arus,” kata Ismail kepada wartawan, Rabu (2/6/2021) pagi.

Sadar F hilang, orang tua dan kerabatnya pun mulai melakukan pencarian. Hingga pukul 16.00 Wita korban belum juga ditemukan, pihak keluarga memutuskan untuk melaporkannya kepada pengelola wahana kolam.

“Disitu pengelola kemudian ditindak lanjuti dengan menyebarkan pengumuman panggilan. Dan melaporkan kepada kami,” ucapnya.

Akhirnya setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 5 jam, petugas berhasil menemukan F di area kolam wibit, dengan keadaan sudah meninggal dunia.

Jasad korban pun dibawa menuju rumah duka di Kompleks Cacat Veteran BTN Pepabri, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Sekedar diketahui, kolam renang Grand Waterboom Mandai juga pernah menelan korban jiwa yakni seorang karyawan. Ia ditemukan tewas saat bekerja. Diketahui karyawan Kolam renang Grand Mall tersebut bernama Muh. Qurais Hamjah (20) warga Jalan Kebun Sayur, Kabupaten Pangkep.

Qurais ditemukan tak sadarkan diri di dalam kolam oleh rekan kerjanya benrnama Ansar, Jumat (10/1/2020) lalu.

Kasubbag Humas Polres Maros, AKP Ribi menjelaskan kronologi kejadian berawal saat korban sementara memompa Wibit sh satu waham permainan ketangkasan yang ada di atas kolam Grand Mall.

“Tak lama kemudian, seorang rekan kerja korban, Ansar menuju ko lokasi untuk membantu korban. Namun Ansar ini menemukan korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kolam,” ungkapnya.

Saat ditemukan, posisi tubuh terapung tegak lurus dengan bagian kepala di atas. Sedangkan kedua lengannya tersangkut pada pelampung. Ansar kemudian memanggil rekannya yang lain untuk mengeluarkan Qurais dari kolam.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...