Bom Bunuh Diri Tewaskan 44 Orang di Pakistan, Korban Selamat: Udara Dipenuhi Aroma Bau Daging Manusia

Nhico
Nhico

Senin, 31 Juli 2023 10:58

Ilustrasi Ledakan.(F-INT)
Ilustrasi Ledakan.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Pakistan Sejumlah warga Pakistan membagikan kesaksian yang mengerikan soal ledakan yang terjadi di Asia Selatan itu, pada Minggu (30/7).

Akibat ledakan yang diduga merupakan bom bunuh diri tersebut, sebanyak 44 orang tewas dan 130 lainnya mengalami luka-luka.

Sabeeh Ullah (24) menjadi salah satu korban insiden tersebut.

Ia kehilangan bagian lengan imbas ledakan.

Dia juga mengatakan selama kejadian berlangsung aroma daging manusia memenuhi udara.

“Saya menjumpai diri saya terbaring di samping seseorang yang kehilangan bagian tubuhnya. Udara dipenuhi dengan bau daging manusia,” kata Ullah kepada AFP.

Pakistan sedang berduka usai bom bunuh diri meledak di tengah pertemuan partai politik Jamiat Ulema Islam-Fazi (JUI-F).

Hingga kini, 44 orang tewas dan lebih dari 100 orang mengalami luka-luka.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional11 Februari 2026 12:55
Wujudkan Tata Kelola Mangrove, Kementerian Kehutanan Luncurkan Platform MANDARA
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia sebagai negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam sinkronisasi ...
Metro11 Februari 2026 12:19
Wali Kota Munafri Tinjau Karya Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM
Pedomanrakyat.com, Makassar — Karya inovasi anak muda Kota Makassar, kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarak...
Metro11 Februari 2026 12:14
Sekda Makassar Terima Kunjungan Bupati Sarolangun, Bahas Pengelolaan PAD hingga Kinerja ASN
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan kerja Bupati Sarolangun, Provinsi Jam...
International11 Februari 2026 11:24
8.000 Pasukan RI Bakal Dikirim ke Gaza untuk Misi Perdamaian
Pedomanrakyat.com, Gaza – Pemerintah Indonesia berencana mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza Palestina. Hal ini sedang dibahas unt...