BPD Hipmi Sulsel Tegaskan Pemindahan Lokasi Musda XVI Dapat Persetujuan BPP

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 10 September 2024 19:58

Ketua Steering Committee Musda XVI Bersama Pengurus BPD Hipmi Sulsel.
Ketua Steering Committee Musda XVI Bersama Pengurus BPD Hipmi Sulsel.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sulawesi Selatan, angkat bicara soal pemindahan lokasi Musyawarah Daerah (Musda) ke XVI dari Hotel FourPoints by Sheraton, ke Gedung Manunggal Mini, Kodam Hasanuddin.

Ketua Steering Committee (SC) Musda Hipmi Sulsel, Amirul Yamin Ramadhansyah mengatakan bahwa, pihak panitia sudah berkoordinasi dengan Pangdan XlV Hasanunddin sebelum acara berlangsung.

“Kami disarankan untuk mengirimkan surat kepada Panglima, dan hasilnya ditunjukkan di Manunggal Mini. Ini dilakukan untuk mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan,” kata Amirul, kepada awak media, Selasa (10/9/2024).

Bahkan kata Amirul, pemindahan lokasi Musda XVI Hipmi Sulsel ke Gedung Manunggal Mini, telah dikonsultasikan dengan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI.

“(Kami konsultasikan) semua pihak, termasuk BPP menyetujui keputusan ini karena mereka paham betapa tingginya dinamika yang terjadi di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Amirul juga merespon soal salah satu pihak yang merasa tidak diberitahu terkait pindahnya lokasi rapat pleno. Menurutnya, setelah pembukaan Musda di Hotel Four Points, peserta diundang ke Kodam untuk melanjutkan rapat pleno.

Namun kata dia, hingga pada pukul 15.00 WITA, salah satu calon ketua tak hadir dalam rapat pleno tersebut. “Jadi rapat pleno yang dimulai pada pukul 14.00 wita, diundur hingga pukul 16.00 wita. Kita sambil menunggu namun mereka tidak hadir,” jelas Amirul.

Ditempat yang sama, Ketua Umum HIPMI Sulsel, Andi Rahmat Manggabarani menuturkan bahwa, mulanya rapat pleno dijadwalkan akan dilaksanakan dk Fourpoints by Sheraton.

Namun kata Rahmat, karena pertimbangan keamanan, rapat pleno kemudian dipindahkan ke gedung Manunggal Mini Kodam Hasanuddin Makassar.

“Kita memahami bahwa ada namanya divisi intelijen yang bertugas mencegah terjadinya kerusuhan. Berdasarkan data intelijen itulah mengatakan bahwa ada potensi kerusuhan atau konflik yang dikhawatirkan akan mengganggu Musda dan mengarah ke Pilkada serentak,” terang Rahmat.

Rahmat menuturkan bahwa, pihak Kodam kemudian menyarankan agar rapat pleno dilakukan di gedung Manunggal Mini, demi untuk menjaga kondusivitas acara.

“Itulah yang menjadi alasan kuat kami untuk mengikuti saran dari Kodam. Kami hanya ingin mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Rahmat juga menyebutkan bahwa, pada pelaksanaan musda itu, dari 22 Badan Pengurus Cabang (BPC) di Sulsel, hadir dalam rapat pleno sebanyak19 BPC.

“Kalau pun ada yang tidak hadir, itu keputusan mereka. Tidak tahu dan tidak mau hadir itu dua hal yang berbeda. Setelah tahu pleno diadakan di Kodam, seharusnya mereka tetap hadir,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rahmat menegaskan bahwa, tidak ada instruksi dari BPD yang mewajibkan peserta memesan kamar hotel selama proses Musda.

“Tidak ada yang menyuruh booking kamar. Pembukaan Musda diadakan di satu tempat, dan sidang pleno dilanjutkan di Manunggal Mini Kodam. Ini sudah dijelaskan oleh MC sejak awal,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik11 Februari 2026 23:29
Sekjen PPP Absen di Pembukaan Mukernas, Panitia dan Ketum Mardiono Beri Penjelasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi...
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...