Buka Bimtek SAKIP 2026, Munafri Minta Seluruh OPD Perkuat Akuntabilitas Kinerja

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 06 Juli 2026 21:28

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar –Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 lingkup Pemerintah Kota Makassar. Kegiatan ini digelar oleh Inspektorat Kota Makassar di Hotel Claro, Senin (6/7/2026).

Kegiatan diikuti seluruh kepala OPD, camat se-Kota Makassar, sekretaris, serta kepala subbagian perencanaan perangkat daerah sebagai upaya memperkuat pemahaman dan implementasi SAKIP dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dalam arahannya, Wali kota yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa SAKIP bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen utama untuk mengukur akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus menjadi cerminan tata kelola yang baik.

“SAKIP adalah alat ukur bagaimana akuntabilitas pemerintah bisa kita jaga. Ini akan menjadi cerminan pola pengelolaan pemerintahan sekaligus memberikan dampak terhadap kepercayaan publik kepada pemerintah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran bagian perencanaan di setiap perangkat daerah dalam memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai sasaran. Menurutnya, kualitas perencanaan menjadi penentu keberhasilan pelaksanaan program pemerintah.

“Kalau perencanaannya tidak kuat, maka seluruh proses eksekusi akan berantakan. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus membangun sinergi agar setiap program benar-benar tepat sasaran dan tidak saling tumpang tindih,” katanya.

Appi juga menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga agar setiap kebijakan dan penganggaran memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap kegiatan yang dirancang mampu menjawab kebutuhan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Appi juga mengungkapkan bahwa nilai SAKIP Pemerintah Kota Makassar mengalami penurunan. Kondisi itu, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi bersama untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi dokumen maupun sistem kerja.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama karena akan berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Ia menekankan di era digital saat ini pemerintah dituntut semakin responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Beragam keluhan yang muncul di ruang publik harus dijawab melalui pelayanan yang cepat, komunikasi yang terbuka, serta kebijakan yang tepat.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program, tetapi juga kemampuan membangun komunikasi publik yang baik sehingga masyarakat memahami tujuan setiap kebijakan yang diambil.

Ia juga menegaskan agar pengambilan keputusan harus berdasarkan aturan dan fakta.

Setiap kebijakan harus mampu dipertanggungjawabkan karena berdampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Untuk itu, Ia meminta seluruh perangkat daerah segera melakukan pembenahan terhadap implementasi SAKIP, tidak hanya pada penyusunan dokumen, tetapi juga pada sistem kerja yang mampu menghasilkan bukti kinerja yang berkualitas.

Ia juga meminta Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) terus memberikan pendampingan, pembinaan, dan pengawasan kepada seluruh perangkat daerah agar implementasi SAKIP semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Serta, mengimbau seluruh jajaran perangkat daerah tidak ragu berkonsultasi dengan Inspektorat apabila menemukan kendala dalam pelaksanaan tugas maupun penerapan regulasi.

“Jangan menganggap berhubungan dengan Inspektorat itu sebuah aib. Justru manfaatkan pendampingan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan,” pesannya.

Appi berharap bimbingan teknis tersebut mampu meningkatkan kapasitas aparatur serta memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Dengan SAKIP yang berkualitas, wajah pemerintahan Kota Makassar akan semakin baik dan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...
Olahraga14 Oktober 2026 21:22
Target Dua Emas Cabor Balap Motor, IMI Makassar Turunkan Pembalap Andalan di Porprov Sulsel XVIII
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Makassar membidik dua medali emas pada cabang olahraga (cabor) balap motor Pekan Ola...
Metro14 Oktober 2026 20:23
Arahan Wali Kota, Sekda Boyong SKPD Turun ke Sekolah, Bagikan Masker Cegah Dampak Kabut Asap
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, bergerak melindungi anak-anak sekolah dari dampak kabut asap yang menyelimuti langit Kot...