Buntut Panjang Perundungan Siswi SMP 21 Makassar, Polisi Periksa 4 Saksi dan Pastikan Bukan Konten

Nhico
Nhico

Jumat, 14 Januari 2022 14:36

Rekaman video yang beredar, AI Siswi SMP 21 Makassar yang dipukul oleh teman sekelasnya sendiri. (F-Int)
Rekaman video yang beredar, AI Siswi SMP 21 Makassar yang dipukul oleh teman sekelasnya sendiri. (F-Int)

Pedoman Rakyat, Makassar- Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar kini mendalami kasus tindak pidana penganiayaan yang korbannya merupakan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dimana aksi penganiayaan dan perundungan itu sempat viral di berbagai media sosial hingga membuat sejumlah warga net di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) geram.

Menurut informasi aksi perundungan itu menimpa siswi SMP berinisial AI yang bersekolah di SMP 21 Makassar.

Dalam rekaman video yang beredar, AI nampak dipukul oleh sejumlah pelaku yang tidak lain merupakan teman sekelasnya sendiri.

Wakasat Reskrim Polrestabes Makassar, Polrestabes Makassar mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Kami telah terima laporannya dan menindaklanjuti dan sudah kami periksa korban,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Gowa itu kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Natsir juga bakal melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah guru guna keperluan penyelidikan.

“Oleh unit yang menangani permasalahan itu, telah menghubungi sekolah. Guru sekolahnya siap hadirkan siswanya yang hadir saat kejadian. Saksi ada 4 orang,”ucapnya.

Menurut Jufri, pemicu aksi perundungan itu karena korban dan pelaku terlibat saling ejek. “Hasil penyelidikan, awalnya ada salah paham baku ejek. Pengakuan dari korban, ada salah paham di kelas,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, menyikapi viralnya video aksi perundungan terhadap siswi kelas 8 itu, Kadisdik Kota Makassar, Muhyiddin angkat bicara. Kata dia, aksi tersebut hanya barbau lelucon atau konten media sosial.

Namun, berdasarkan pendalaman polisi, aksi tersebut murni merupakan aksi tindak pidana penganiayaan.

“Untuk sementara memang bukan untuk konten. Namun telanjur viral. Laporannya penganiayaan atau pengeroyokan,” tegas Jufri.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi15 Oktober 2026 14:13
Makassar Siapkan Penampilan Terbaik di Sulsel Expo dan Culinary HUT ke-357 Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mematangkan berbagai persiapan untuk menyukseskan gelaran Sulsel Expo dan Culinary d...
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Metro15 Oktober 2026 09:19
Cakupan JKN Makassar Capai 98,89 Persen, Pemkot Fokus Tingkatkan Mutu Layanan
Pedomanrakyat.com, Makassar —Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar, Andi Zulkifly memimpin rapat Forum Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan Program Ja...
Metro15 Oktober 2026 07:14
Wawali Aliyah: Selamat atas Terpilihnya Andi Herfida Attas sebagai Ketua PPM Sulsel 2026-2031
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar sekaligus Ketua FKPPI Sulawesi Selatan, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pelantikan Pengurus ...