Bupati Jeneponto Paris Yasir Kunjungi BBWS Pompengan Jeneberang: Air Adalah Kunci Peningkatan Pertanian

Nhico
Nhico

Kamis, 10 April 2025 11:11

Bupati Jeneponto Paris Yasir Kunjungi BBWS Pompengan Jeneberang.
Bupati Jeneponto Paris Yasir Kunjungi BBWS Pompengan Jeneberang.

Pedomanrakyat.com, Jeneponto – Kunjungan kerja perdananya, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir memilih untuk langsung bertemu dengan jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang di Makassar.

Langkah ini menandai komitmen awal kepemimpinannya untuk menyelesaikan persoalan mendasar yang selama ini membelenggu sektor pertanian di Jeneponto termasuk ketersediaan air.

Didampingi oleh Kepala Bappeda Jeneponto, Alfian Syam, kunjungan ini bertujuan membangun sinergi dan mendiskusikan solusi strategis bersama stakeholder terkait, khususnya dalam peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur irigasi.

“Masalah utama di Jeneponto adalah air. Jika kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi, maka indeks pertanaman bisa meningkat hingga 250–300 persen. Artinya, pendapatan petani naik, kemiskinan pun bisa ditekan,” ujar Bupati, Paris Yasir di hadapan Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Dr. Suryadarma Hasyim, dan sejumlah pejabat struktural BBWS lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jeneponto secara langsung mengajukan permohonan agar BBWS PJ dapat memberikan dukungan dalam hal perbaikan jaringan irigasi, khususnya yang terhubung dengan Bendungan Kareloe. Harapannya, air dari bendungan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, terutama pada masa tanam kedua.

Tak hanya itu, Bupati juga mendorong adanya pembangunan bendungan kecil (bendung) di beberapa aliran sungai di Jeneponto untuk memperluas cakupan irigasi, khususnya di wilayah-wilayah tadah hujan.

Menanggapi permintaan tersebut, Dr. Suryadarma menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbuka untuk mendukung program pertanian daerah, terlebih sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, yang menugaskan Kementerian PUPR untuk mempercepat peningkatan jaringan irigasi demi mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Kami siap mendukung, baik di wilayah irigasi yang menjadi kewenangan pusat, provinsi, maupun kabupaten. Namun kami butuh dukungan berupa pengusulan jaringan prioritas dari Pemkab Jeneponto,” tegas Kepala BBWS.

Target BBWS PJ terhadap Daerah Irigasi (DI) Kelara Kareloe adalah mencakup lahan seluas 10.007 hektare, dengan proyeksi peningkatan indeks pertanaman dari 125% menjadi 250%. Pencapaian target ini diharapkan terwujud melalui kerja kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi11 Februari 2026 15:08
Tanpa Kenaikan, Belanja ASN Maros 2026 Tetap di Kisaran Rp600 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemkab Maros mengalokasikan hampir Rp600 miliar untuk belanja pegawai pada 2026. Anggaran tersebut mencakup gaji dan ...
Metro11 Februari 2026 14:55
Pemprov Sulsel Kaji Pendekatan Fasilitasi Dialog Terkait Aspirasi Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah melakukan kajian terhadap wacana pembentukan satuan k...
Daerah11 Februari 2026 14:04
Komitmen Atasi Masalah Gizi, Pemkab Pangkep Resmikan SPPG Balocci Kassi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP...
Metro11 Februari 2026 13:56
Munafri Tangani Jalan Rusak Metro Tanjung Bunga–Barombong
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam merespons keluhan masyarakat kembali ditunjukkan melalui penanga...