Buronan Kasus Pengeboman Gereja Katedral Makassar Ditangkap, Ternyata Penjual Siomai

Nhico
Nhico

Selasa, 14 Desember 2021 08:06

Buronan Kasus Pengeboman Gereja Katedral Makassar Ditangkap, Ternyata Penjual Siomai

Pedoman Rakyat, Makassar – Seorang buronan kasus pengeboman Gereja Katedral Makassar sulsel ditangkap tim dari Densus 88 Antiteror Polri.

Buronan MS (22) ditangkap Densus 88 di depan sebuah minimarket di Jalan Poros Rappang, Pareppare, Pinrang, Sulsel, Senin (6/12/2021).

“Identitas target MS, kelahiran Kediri, pekerjaan jualan siomai,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, seperi dikutip dari Antara, Senin (13/12/2021).

Tersangka terlibat dengan pengeboman di Gereja Katedral Kota Makassar yang terjadi pada 28 Maret 2021. Sejak kejadian tersebut, MS berstatus tersangka dan masuk daftar pencarian orang (DPO) atau buronan.

“Tersangka merupakan anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD),” kata Ramadhan.

Penulis : Reza

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized04 September 2026 13:21
Kalla 10K 2026 Siap Digelar, Buka Slot 4.500 Pelari dan Hadirkan Kategori Family Run
Pedomanrakyat.com, Makassar – KALLA kembali menggelar event lari yang bertajuk Kalla 10K. Tahun ini bakal dihelat dengan skala yang lebih besar ...
Politik04 September 2026 12:01
Ribuan Warga Parepare Gelar Sholat Istisqa, Wali Kota Ajak Perbanyak Istigfar dan Muhasabah
Pedomanrakyat.com, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare bersama Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia...
Otomotif04 September 2026 11:21
Hari Pelanggan Nasional 2026, Haka Auto Tegaskan Komitmen Hadir Lebih Dekat
Pedomanrakyat, Jakarta – Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Haka Auto menegaskan kembali komitmennya untuk menempatkan pelanggan sebagai...
Edukasi03 September 2026 22:21
Yudisium RPL Angkatan I PBSI Unismuh, Andi Paida Titip Pesan: Ilmu Harus Memberi Manfaat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Perjalanan akademik mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Angkatan I Program Studi Magister Pendidikan Bah...