Cegah Dicuri, Harta Karun Dinasti Song Bernilai Trilliunan Rupiah Diangkat dari Laut Selayar Sulsel

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Sabtu, 20 November 2021 18:57

Cegah Dicuri, Harta Karun Dinasti Song Bernilai Trilliunan Rupiah Diangkat dari Laut Selayar Sulsel

Pedoman Rakyat, Selayar – Ratusan keramik dan koin yang diduga berasal dari Dinasti Song diangkat dari perairan Pulau Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Benda bagian dari Badan Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) diselamatkan dari penjarahan.

Pengangkatan harta karun itu bernilai trilliunan rupiah oleh Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) tepatnya di perairan Sangkulu-kulu, kecamatan Bontosikuyu, kepulauan Selayar.

Namun hal ini sebelumnya menjadi polemik bagi warga setempat. Lantaran pengangkatan harta karun itu dilakukan secara terbuka dan besar-besaran selama 9 hari, namun akhirnya dipaksa berhenti oleh Pemerintah Kabupaten Selayar karena banyaknya regulasi yang belum dipenuhi oleh Tim BPCB Sulsel.

Pemkab Selayar memanggil Tim BPCB Sulsel guna mempertanggungjawabkan pengangkatan Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) dari perairan Selayar tanpa berkoordinasi dengan Pemkab Selayar dalam hal ini bupati Selayar, Basli Ali.

Bupati Selayar, Sulsel, Basli Ali mengaku tahu terkait aktivitas tersebut tetapi belum menerima pemberitahuan resmi dari Tim BPCB Sul-sel.

“Saya dapat informasinya bahwa terdapat aktivitas pengangkatan di perairan Selayar, namun saya belum mendapat pemberitahuan resmi dari BPCB Sul-Sel terkait rencana aktivitas tersebut,” kata Basli Ali.

Namun ditempat lain, Balai Pelestarian Cagar Budaya Sulsel bersama arkeolog beralasan bila dilakukan pengangkatan lantaran untuk mencegah pencurian.

“Karena sudah banyak terjadi pengangkatan (harta karun), jadi kantor melakukan ekskavasi penyelamatan istilahnya untuk melakukan penanganan cagar budaya yang mengalami banyak ancaman,” kata Kapokja Cagar Budaya Bawah Air Sulsel, Abdullah, dikutip dari Detik.

Ditambahkan, para peneliti tidak menemukan bangkai kapal saat mengangkat ratusan keramik dan koin yang berada di wilayah laut Bonto Sikuyu, Selayar, itu.

“Yang kemarin yang kami angkat itu bagian dari peninggalan arkeologi bawah laut berupa keramik dan koin. Kalau identifikasi awal, berasal dari Dinasti Song. Jumlahnya kemarin ada ratusan yang kita angkat,” sambungnya lagi.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik11 Februari 2026 23:29
Sekjen PPP Absen di Pembukaan Mukernas, Panitia dan Ketum Mardiono Beri Penjelasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi...
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...