Corona Masih Tinggi, Kapolrestabes Makassar Khawatir Klaster Malam Pergantian Baru

Editor
Editor

Selasa, 15 Desember 2020 14:54

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana

Pedoman Rakyat, Makassar – Tidak ada alasan bagi warga untuk berkerumun dan berkumpul dimalam pergantian tahun nantinya. Pihak Kepolisian sendiri menjanjikan tindakan tegas pada mereka yang berani melanggar.

Bagaimana tidak, angka terkonfirmasi positif hingga Desember hari ini tercatat berada pada angka 1342, jumlah yang tinggi ditengah Sosialisasi massif pemerintah menjalankan protokol kesehatan.

Tidak hanya itu, angka kematian juga begitu mengkhawatirkan, saat ini tercatat sejak awal pandemi, Dinas Kesehatan Kota Makassar mencatat sudah ada 324 kematian. Angka yang memprihatinkan ditengah ketersediaan fasilitas kesehatan.

Menanggapi hal ini, Kepala Kepolisian Resort Kota Besar Makassar, Kompol Witnu Urip Laksana mengatakan pihaknya akan benar-benar bertindak tegas jelang pergantian tahun. Tidak akan ada kerumunan dan keramaian di Kota Makassar pada pergantian tahun nanti.

Ia memastikan itu lantaran telah menginstruksikan agar semua jajarannya di Polsek tidak mengeluarkan izin keramaian. Bahkan semua Hotel serta THM akan dipantau, jangan sampai mengadakan event yang memicu kerumunan.

“Malam pergantian tahun nantinya dikhawatirkan akan menjadi klaster baru yang dapat memicu lonjakan pasien terkonfirmasi Covid-19, makanya saya pastikan tidak ada izin keramaian. THM dan Hotel juga sudah kita sudah wanti-wanti, jangan membuat acara atau event yang membuat orang berkumpul dan berkerumun,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga melayangkan ultimatum bagi siapapun yang berani berkerumun di malam tahun baru nanti. Kata dia, jika ditemukan ada kelompok orang yang berkerumun, berkumpul di malam pergantian tahun, tidak lagi dibubarkan melainkan akan di amankan.

“Kita tidak hanya merujuk Perwali lagi, kita pake undang-undang. Jadi catat baik-baik, yang berkerumun malam pergantian tahun saya janjikan untuk ditindak tegas. Sudah tidak kita bubarkan lagi, tapi kita akan amankan,” pungkasnya. (dir)

 Komentar

Berita Terbaru
11 Pekerja Selamat Setelah Dua Minggu Terperangkap di Reruntuhan Tambang
International24 Januari 2021 22:34
11 Pekerja Selamat Setelah Dua Minggu Terperangkap di Reruntuhan Tambang
Pedoman Rakyat, Qixia – Sebelas pekerja yang terperangkap selama dua minggu di dalam tambang emas China akhirnya berhasil diselamatkan, Minggu (...
Minum Ramuan Penangkal Corona Buatan Dukun, Menkes Ini Positif Covid
International24 Januari 2021 21:55
Minum Ramuan Penangkal Corona Buatan Dukun, Menkes Ini Positif Covid
Pedoman Rakyat, Colombo – Menteri Kesehatan Sri Lanka, Pavithra Wanniarachchi yang menghadapi kritik karena mengonsumsi dan mendukung sirup herb...
Senyum Sumringah Chaidir Syam dan Suhartina Saat Fitting Baju Pelantikan
Politik24 Januari 2021 21:14
Senyum Sumringah Chaidir Syam dan Suhartina Saat Fitting Baju Pelantikan
Pedoman Rakyat, Maros – Chaidir Syam dan Suhartina Bohari resmi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros. Itu setelah KPU setempat menetapkan pasan...
Pilpres Portugal di Tengah Gelombang Covid-19 yang Parah
International24 Januari 2021 20:32
Pilpres Portugal di Tengah Gelombang Covid-19 yang Parah
Pedoman Rakyat, Lisbon – Rakyat Portugal akan memberikan suara dalam pemilihan presiden di tengah gelombang pandemi yang parah. Presiden terpili...