Daftar Orang Terkaya di Indonesia Terbaru, Prajogo Pangestu dan Duo Hartono Memimpin

Nhico
Nhico

Sabtu, 09 November 2024 16:39

Orang Terkaya di Indonesia.
Orang Terkaya di Indonesia.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Berikut daftar orang terkaya di Indonesia awal November 2024, Prajogo Pangestu masih kuku di puncak.

Nama-nama orang terkaya di Indonesia awal November 2024 ini dirilis oleh majalah bisnis Forbes.

Daftar itu diisi oleh sejumlah konglomerat yang memiliki bisnis di bidang pertambangan, media, maupun perbankan.

Forbes memeringkatkan nama-nama orang terkaya lalu mempublikasinnya melalui situs Real Time Billionaires.

Dilansir dari laman Forbes, Sabtu (2/11/2024), berikut daftar selengkapnya:

1. Prajogo Pangestu

Status: pendiri PT Barito Pacific (perusahaan petrokimia)
Kekayaan:

55,4 miliar dollar AS atau setara Rp 866 triliun (per Jumat (25/10/2024))
50,9 miliar dollar AS atau setara Rp 806 triliun (per Sabtu (2/11/2024)).

2. Budi Hartono

Status: pemilik BCA dan pendiri Djarum
Kekayaan:

27,4 miliar dollar AS atau setara Rp 428 triliun (per Jumat (25/10/2024))
26,7 miliar dollar AS atau setara Rp 423 triliun (per Sabtu (2/11/2024)).

3. Michael Hartono

Status: pemilik BCA dan pendiri Djarum
Kekayaan:

26,3 miliar dollar AS atau setara Rp 411 triliun (per Jumat (25/10/2024))
25,6 miliar dollar AS atau setara Rp 405 triliun (per Sabtu (2/11/2024)).

4. Low Tuck Kwong

Status:pendiri perusahaan tambang batu bara PT Bayan Resources
Kekayaan:

24,3 miliar dollar AS atau setara Rp 380 triliun (per Jumat (25/10/2024))
Nilai kekayaan tidak berubah (per Sabtu (2/11/2024)).

5. Sri Prakash Lohia

Status: pendiri perusahaan tekstil dan petrokimia, yaitu PT Indo-Rama Synthetics dan PT Indorama Corporation
Kekayaan:

8,5 miliar dollar AS atau setara Rp 133 triliun (per Jumat (25/10/2024))
Nilai kekayaan tidak berubah (per Sabtu (2/11/2024)).

6. Agoes Projosasmito

Status: presiden komisaris di perusahaan tambang tembaga dan emas Amman Mineral Indonesia
Kekayaan:

6,7 miliar dollar AS atau setara Rp 106 triliun (per Jumat (25/10/2024))
6,6 miliar dollar AS atau setara Rp 104 triliun (per Sabtu (2/11/2024)).

7. Tahir family

Status: pendiri Grup Mayapada yang bergerak di bidang kesehatan, real estate, dan perbankan
Kekayaan:

6,0 miliar dollar AS atau setara Rp 93 triliun (per Jumat (25/10/2024))
6,3 miliar dollar AS atau setara Rp 99 triliun (per Sabtu (2/11/2024)).

8. Chairul Tanjung

Status: pemilik CT Corp
Kekayaan:

5,2 miliar dollar AS atau setara Rp 81 triliun (per Jumat (25/10/2024))
5,3 miliar dollar AS atau setara Rp 83 triliun (per Sabtu (2/11/2024)).

9. Djoko Susanto

Status: pendiri Alfamart
Kekayaan:

5,2 miliar dollar AS atau setara Rp 81 triliun (per Jumat (25/10/2024))
4,8 miliar dollar AS atau setara Rp 76 triliun (per Sabtu (2/11/2024)).

10. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

Status: pemilik perusahaan pertambangan nikel, bauksit, batu bara serta perkebunan kelapa sawit Harita Group
Kekayaan:

4,3 miliar dollar AS atau setara Rp 67 triliun (per Jumat (25/10/2024))
Nilai kekayaan tidak berubah (per Sabtu (2/11/2024)).

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...