Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyebut posisi Makassar sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) memberikan kesempatan untuk menjadikan ibukota Sulawesi Selatan ini sebagai “Living Room” IKN.
Hal ini juga dilihat dengan menawarkan berbagai proyek strategis yang bertujuan mendukung perkembangan IKN.
Menurut Danny Pomanto, sapaannya, Makassar bisa menjadi tujuan ideal untuk akhir pekan bagi warga IKN. Apalagi, diketahui Kota Makassar memiliki tiga proyek besar yang ditawarkan dalam Makassar Invesment Forum (IMF) 2024.
Baca Juga :
“Kami menawarkan Makassar sebagai tempat untuk menikmati akhir pekan bagi warga IKN. Pengembangan kota-kota baru di Makassar termasuk metro capsule sebagai LRT yang akan meningkatkan kenyamanan transportasi. Selain itu, jalan tol lingkar juga menjadi bagian dari penawaran kami,” ujarnya.
Danny juga menyoroti kondisi ekonomi Makassar yang stabil dengan tingkat inflasi berada di kisaran 5,3-5,44. Menurutnya, stabilitas ini mencerminkan prospek bisnis yang menjanjikan di kota tersebut, terutama dengan berfungsinya IKN pada tahun ini.
“Prospek bisnis di Makassar terlihat sangat menjanjikan, terutama dengan berfungsinya IKN yang tentunya akan menambah daya R tarik kota kami,” tambahnya.
Diketahui, tiga proyek yang ditawarkan ialah Metro Capsule, Jalan Tol Lingkar Dalam, dan Ducting Sharing, ketiganya menjadi primadona dari total 7 proyek yang ditawarkan Makassar dalam IMF yang berlangsung hingga hari ini, Minggu (28/7/2024).
Danny Pomanto mengaku dirinya juga ingin menawarkan kawasan reklamasi pesisir seluas 5.500 hektar. Namun, progres proyek ini masih terbatas, dengan Central Point Indonesia (CPI) hanya mencakup 157 hektar dan newport seluas 350 hektar.
Masih banyak peluang baru, termasuk kawasan hilirisasi di sebelah newport dan kawasan selatan yang hampir mencapai 1.000 hektar di depan GMTDC. Pengembangan wilayah ini akan meningkatkan nilai tambah bagi Makassar.
“Begitupun di utara, itu semua prospek bagi kita untuk menjadi living roomnya IKN, artinya Nusantara sebagai Kapital, kalau mereka ingin bertemu keluarga di hari weekend, paling cocok di makassar,” katanya.
Lebih lanjut, Danny menekankan pentingnya investasi untuk memperkuat ekonomi Makassar. Ia menyebut, ada dua hal dalam perputaran ekosistem ekonomi, yaitu pendapatan dan belanja.
Jika ada investasi, pendapatan fiskal dari pajak 10 persen bisa meningkat dengan investasi hampir mencapai Rp6 triliun di Makassar.
“ekonomi kita telah tumbuh hingga 5,31-5,4 persen dan inflasi berhasil ditekan hingga 1,7 persen,” paparnya.
Komentar