Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri Pesta Panen Adat Mappadendang yang digelar masyarakat Desa Bila, Kecamatan Dua Pitue, Senin (12/10/2026).
Tradisi tahunan ini menjadi wujud syukur atas hasil panen sekaligus momentum mendorong peningkatan produktivitas pertanian.
Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah daerah disambut tokoh adat, tokoh masyarakat, dan ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Baca Juga :
Mappadendang merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Bugis sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki dan keberhasilan panen padi.
Dalam sambutannya, Syaharuddin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Desa Bila perlu diukur dari peningkatan hasil pertanian dan pendapatan petani. Menurutnya, sebagian besar warga setempat menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian.
“Ukuran keberhasilan adalah bagaimana meningkatkan hasil pertanian kita. Harus selalu berpikir bagaimana ada hasil di Desa Bila,” ujarnya.
Syaharuddin menyampaikan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui kelancaran pupuk, perbaikan harga komoditas, serta dukungan terhadap petani. Upaya tersebut sejalan dengan kondisi Sidrap yang memiliki sekitar 60.000 hektare sawah dan 1.800 kelompok tani.
Ia mencontohkan perkembangan harga gabah yang disebut meningkat dari Rp5.000 per kilogram pada 2024 menjadi Rp6.700 per kilogram pada 2025. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga mendorong peningkatan indeks pertanaman hingga IP300 atau tiga kali tanam dalam setahun.
“Kalau berhasil IP300, potensi perputaran uang dari hasil panen akan besar. Karena itu, petani harus betul-betul sukses dan sejahtera dari hasil pertanian,” katanya.
Syaharuddin juga memaparkan perkembangan sejumlah indikator pembangunan daerah. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Sidrap meningkat dari sekitar 4 persen menjadi 7,7 persen. Sementara itu, jumlah penduduk miskin yang disebutnya sebelumnya mencapai 18.000 orang kini turun menjadi 14.000 orang.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan harus didukung berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pertanian. Ia juga menyampaikan bahwa 14 program unggulan pemerintah daerah telah berjalan.
Di sektor infrastruktur, Syaharuddin mengungkapkan rencana pembangunan jalan beton hingga sekitar dua kilometer menuju ujung jembatan serta pelebaran jalan yang menghubungkan wilayah Bila Riase hingga Lagading. Perbaikan akses tersebut diharapkan mendukung pengelolaan lahan pertanian agar semakin produktif.
Ia menargetkan lahan pertanian di wilayah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga tidak ada lagi sawah yang dibiarkan kering pada 2027.
“Petani Sidrap harus betul-betul sukses dan sejahtera dari hasil pertanian,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bila, Kuba, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati yang dinilainya menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi para petani.
Ia mengatakan Pesta Panen 2026 juga menjadi bentuk komitmen masyarakat dalam mendukung program IP300 untuk meningkatkan kesejahteraan petani menuju Sidrap Maju dan Sejahtera.
Kuba menyebut, pelaksanaan IP300 di Desa Bila telah berjalan pada dua kelompok tani dengan perkembangan yang dinilai baik. Meski demikian, petani tetap mewaspadai ancaman hama tikus.
“Menurut keterangan petani, kondisinya masih bisa kita atasi bersama dengan penyuluh,” ujarnya.
Turut hadir Anggota DPRD Andi Kartini Bakka, Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Plt. Kepala Satpol PP dan Damkar Andi Gustianti, Sekretaris Dinas TPHPKP Suryanto, Sekretaris Dinas Pemdes PPA, Camat Dua Pitue, serta undangan lainnya.

Komentar