Deklarasi Front Persatuan Islam, Mahfud MD: Tak Ada Langkah Khusus Pemerintah Merespon

Editor
Editor

Sabtu, 02 Januari 2021 12:08

Mahfud MD
Mahfud MD

Pedoman Rakyat, Jakarta – Front Persatuan Islam dideklarasikan oleh sejumlah eks anggota Front Pembela Islam.

Deklarasi itu disampaikan melalui rilis tertulis. Front Pembela Islam yang dideklarasikan pada Rabu (30/12), mengklaim akan melanjutkan perjuangan membela agama.

“Bahwa kepada seluruh pengurus, anggota, dan simpatisan FRONT PEMBELA ISLAM di seluruh Indonesia dan mancanegara, untuk menghindari hal-hal yang tidak penting dan benturan dengan rezim zalim, maka dengan ini kami deklarasikan FRONT PERSATUAN ISLAM untuk melanjutkan perjuangan membela agama, bangsa, dan negara sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945,” demikian kata Front Persatuan Islam, Rabu (30/12/2020).

Deklarator Front Persatuan Islam ini termasuk Munarman, sebelumnya dikenal sebagai Sekretaris Umum FPI sekaligus pengacara Habib Rizieq.

Selain Munarman, nama-nama lain yang menjadi deklarator adalah Habib Abu Fihir Alattas, Tb Abdurrahman Anwar, Ahmad Sobri Lubis, Abdul Qadir Aka, Awit Mashuri, Haris Ubaidillah, Habib Idrus Al Habsyi, Idrus Hasan, Habib Ali Alattas SH, Habib Ali Alattas SKom, Tuankota Basalamah, Habib Syafiq Alaydrus, Baharuzaman, Amir Ortega, Syahroji, Waluyo, Joko, dan M Luthfi.

Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan setiap warga boleh mendirikan organisasi asal tidak melanggar hukum. Warga negara memiliki hak untuk itu.

“Boleh. Mendirikan apa saja boleh asalkan tak melanggar hukum. Mendirikan Front Penegak Islam boleh, Front Perempuan Islam boleh, Forum Penjaga Ilmu juga boleh,” ujar Mahfud MD.

Mahfud menegaskan pemerintah tidak akan melakukan langkah khusus dalam merespons organisasi yang baru dideklarasikan itu. Setiap hari banyak organisasi baru muncul, begitulah penjelasan Mahfud.

“Pemerintah takkan melakukan langkah khusus. Wong tiap hari juga berdiri organisasi. Saat ini ada tidak kurang dari 440 ribu ormas dan perkumpulan, tak apa-apa juga,” terangnya. (adi)

 Komentar

Berita Terbaru
Jelang Pelantikan Danny-Fatma, Sejumlah Pejabat Pemkot Minta Mutasi ke Pemprov
Metro26 Januari 2021 15:56
Jelang Pelantikan Danny-Fatma, Sejumlah Pejabat Pemkot Minta Mutasi ke Pemprov
Pedoman Rakyat, Makassar – Bila tak ada halangan, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi resmi menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada...
Dua Tersangka Kasus Gembong Narkoba Besar di Makassar Dilimpahkan ke Kejati
Hukum/Kriminal26 Januari 2021 15:32
Dua Tersangka Kasus Gembong Narkoba Besar di Makassar Dilimpahkan ke Kejati
Jadi memang benar kasus narkoba besar sudah tahap dua hari ini. Penyidik Kepolisian Polda Sulsel telah menyerahkan dua tersangka kasus itu bersama ber...
Pemkab Bantaeng Dorong Perda Perlindungan Guru
Daerah26 Januari 2021 15:21
Pemkab Bantaeng Dorong Perda Perlindungan Guru
Pedoman Rakyat, Bantaeng – Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menyebut jika eksekutif saat ini tengah mendorong Perda Pendidikan. Regulasi ini mem...
Prof Yusran Pj Wali Kota Makassar yang Dicopot Gubernur Nurdin Pimpin Tim Transisi Danny-Fatma
Metro26 Januari 2021 13:52
Prof Yusran Pj Wali Kota Makassar yang Dicopot Gubernur Nurdin Pimpin Tim Transisi Danny-Fatma
Pedoman Rakyat, Makassar – Tim Transisi sedang disiapkan oleh pasangan terpilih Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Fatmawati Rusdi. Kehadiran tim t...