Denny Siregar Kompak Ferdinand Serang Habib Rizieq, Sadis Banget

Editor
Editor

Kamis, 19 November 2020 08:20

Denny Siregar dan Ferdinand Hutahaean
Denny Siregar dan Ferdinand Hutahaean

Pedoman Rakyat, Jakarta – Pegiat media sosial Denny Siregar dan Ferdinand Hutahaean kompak komentari video Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab (HRS) perihal pemenggalan kepala jika menghina nabi.

Misalkan Denny Siregar, ia berpendapat bahwa ceramah yang dilontarkan Habib Rizieq Shihab ini sadis.

“Ini video baru atau lama sih @DivHumas_Polri ? Ceramah Rizik ini sadis banget. Sudah mulai ancam main penggal penggal kepala,” tulis Denny Siregar di akun Twitter @Dennysiregar7, Rabu (18/11/2020).

Kemudian, Direktur Eksekutif EWI Ferdinand Hutahaean juga turut memberikan respon soal Habib Rizieq" href="https://pedomanrakyat.com/tag/ceramah-habib-rizieq/">ceramah Habib Rizieq Shihab.

“Ancaman penggal kepala yang dilontarkan oleh HRS itu mengerikan dan barbar,” kata Ferdinand Hutahaean di akun Twitter @FerdinandHaean3 di Twitter.

Selain itu, Ferdinand HUtahaean menilai, cermaha itu mengarah pada intimidasi dan menakut-nakuti.

“Serta bentuk provokasi baik langsung atau tidak langsung bagi pengikutnya untuk menumpahkan darah, membunuh siapa saja yang mereka anggap menista agama. @DivHumas_Polri,” kata dia.

Video yang menghebohkan itu diunggah di Youtube Front TV pada Minggu 15 November 2020 lalu.

Video itu berdurasi 54 menit 41 detik dengan judul ‘Maulid Agung Nabu Muahammad SAW Di Ponpes Al-Haromain.’

Habib Rizieq Shihab dalam video itu meminta pemerintah terkhusus kepolisian memproses laporan soal penistaan agama. Terlebih bagi mereka yang menghina nabi, menghina Islam, dan menghina ulama.

“Kalau tidak diproses jangan salahkan umat Islam kalau besok kepalanya ditemukan di jalan,” kata Habib Rizieq Shihab dalam video yang diunggah itu.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Jimly Asshiddiqie menyebut Habib Rizieq" href="https://pedomanrakyat.com/tag/ceramah-habib-rizieq/">ceramah Habib Rizieq Shihab yang ditayangkan oleh Front TV bersifat menantang dan penuh kebencian. (ian)

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 April 2026 11:48
Bursa Sajadah Hadir di Makassar, Mudahkan Warga Siapkan Kebutuhan Ibadah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar. Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, d...
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...