Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar mulai mengerjakan proyek pembangunan dan rehabilitasi sistem drainase perkotaan.
Hal tersebut dilakukan dalam rangka meminalisir risiko banjir dan genangan air yang kerab terjadi pada musim hujan.
Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir mengatakan bahwa, betapa pentingnya sistem drainase yang efektif dalam menjaga kota ini tetap aman dari dampak musim hujan yang mungkin parah.
Baca Juga :
- Dinas PU Makassar Gelontorkan Rp10,6 Miliar untuk Perbaikan Akses TPA Antang, Dikerjakan Tahun 2026
- Solusi Banjir Manggala, Dinas PU Makassar Perbesar Box Culvert dan Benahi Drainase Blok 8 dan 10
- Kerja Sunyi Infrastruktur Kota Makassar, Ratusan Jalan dan Drainase Tertangani Mulai Dirasakan Masyarakat
“Oleh karena itu, kami melakukan langkah-langkah nyata untuk memastikan bahwa infrastruktur drainase perkotaan kami berfungsi dengan baik,” kata Zuhaelsi, Selasa (26/9/2023).
Zuhaelsi menuturkan, beberapa lokasi yang mendapat perhatian khusus dalam pembangunan dan rehabilitasi sistem drainase perkotaan.
“Termasuk daerah pusat kota, perumahan padat penduduk, dan daerah yang secara historis rentan terhadap banjir,” bebernya.
“Proyek ini mencakup pembersihan dan perbaikan saluran air, pembangunan saluran baru, dan peningkatan kapasitas sistem drainase yang ada,” tambah Zuhaelsi.
Selain itu lanjutnya, Dinas PU Makassar juga berkolaborasi dengan pihak terkait, termasuk BPBD dan komunitas setempat, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tindakan pencegahan banjir.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan demi kenyamanan dan keamanan warga Makassar. Ini adalah langkah proaktif kami untuk menjaga kota ini tetap tahan terhadap musim hujan yang mungkin datang dengan intensitas tinggi,” terang Zuhaelsi.
Lanjutnya, dengan proyek ini Dinas PU Makassar berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi penduduk kota.
“Serta mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem selama musim hujan,” pungkasnya.

Komentar