Dirjen Cipta Karya Apresiasi PDAM Makassar soal Pengelolaan IPAL Losari, Dirut Hamzah Dorong Kepastian Legalitas

Nhico
Nhico

Selasa, 13 Mei 2025 15:37

Dirjen Cipta Karya Apresiasi PDAM Makassar soal Pengelolaan IPAL Losari.
Dirjen Cipta Karya Apresiasi PDAM Makassar soal Pengelolaan IPAL Losari.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Kunjungan kerja Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Dewi Chomistriana, S.T., M.Sc., ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari pada Minggu (12/5/2025) menjadi momentum penting penguatan kolaborasi pusat dan daerah dalam meningkatkan layanan sanitasi di Makassar.

Turut hadir Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kepala Dinas PU Kota Makassar Zuhaelsi Zubir, dan Direktur Utama PDAM Makassar Hamzah Ahmad.

Dalam sambutannya, Hamzah Ahmad menegaskan komitmen PDAM dalam mengelola IPAL Losari secara profesional, meski hingga kini belum memiliki legalitas formal sebagai operator.

“Kami sudah alokasikan dana operasional sekitar Rp9 miliar dalam tiga tahun terakhir. Tanpa dasar hukum yang jelas, hal ini kerap menjadi temuan audit. Kami berharap kunjungan ini membuka jalan bagi kepastian hukum,” ujarnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, juga menyampaikan komitmen memperluas layanan IPAL yang saat ini baru menjangkau lima dari 15 kecamatan.

“Dengan semangat kolaboratif, saya optimistis cakupan layanan bisa diperluas. Tapi perlu kepastian hukum dalam pengelolaan dan pembiayaan agar tidak menimbulkan masalah ke depan,” ucapnya.

Kepala Dinas PU, Zuhaelsi Zubir, mengungkapkan, pihaknya telah menganggarkan sekitar Rp18,1 miliar untuk membangun 1.000 sambungan rumah baru. Ia juga menyebut saat ini proses perizinan, termasuk Sertifikat Laik Operasi dan akses jalan, sedang dalam tahap pengurusan.

“Kami ingin mempercepat koneksi warga ke jaringan IPAL agar layanan sanitasi makin merata dan berkelanjutan,” jelas Zuhaelsi.

Dirjen Cipta Karya, Dewi Chomistriana, mengapresiasi dedikasi PDAM dan Pemkot Makassar dalam mengoperasikan IPAL Losari, yang kini baru melayani 489 sambungan dari target 14.000.

“IPAL ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi komitmen menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Kami dorong percepatan sambungan layanan agar manfaat investasi negara bisa dirasakan optimal,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan regulasi serta skema tarif yang jelas karena operasional IPAL membutuhkan biaya besar, mencapai Rp3 miliar per tahun. Pemerintah daerah diminta mulai menyusun skema pembiayaan dari APBD maupun kontribusi pengguna layanan.

“Dengan dukungan semua pihak, IPAL Losari bisa jadi percontohan nasional pengelolaan sanitasi yang berkelanjutan,” tutup Dewi. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik11 Februari 2026 23:29
Sekjen PPP Absen di Pembukaan Mukernas, Panitia dan Ketum Mardiono Beri Penjelasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi...
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...