Dorong Entrepreneur, Program YESS Kementan Lakukan Motivasi Bisnis

Nhico
Nhico

Jumat, 11 Juni 2021 20:58

Dorong Entrepreneur, Program YESS Kementan Lakukan Motivasi Bisnis

Pedoman Rakyat, Jakarta – Program YESS (Youth Enterpreneurship and Employment Support Services) terus berjalan. Kali ini, kegiatan Pelatihan Bussines Motivation bagi Pemuda yang dilaksanakan oleh DIT (District Implementation Team) Kabupaten Pacitan melibatkan BDSP (Bussiness Development Service Provders) yang sudah terlatih untuk melatih pemuda penerima manfaat Program YESS.

Program YESS yang berada di bawah Kementerian Pertanian dirancang untuk mengembangkan potensi generasi muda dan regenerasi petani di pedesaaan untuk menjadi wirausahawan muda dan tenaga kerja profesional di bidang pertanian.

Sponsored by ADVERTNATIVE

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Indonesia memerlukan adanya regenerasi petani dan transfer teknologi dalam rangka pembangunan pertanian nasional, terutama mengubah manajemen usaha.

“Transformasi mau tidak mau akan mengubah cara kita menjalani manajemen usaha pertanian, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Saya yakin di tangan generasi milenial pembangunan pertanian akan lebih mudah dicapai,” tutur Mentan.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan bahwa program YESS akan meningkatkan minat generasi muda untuk menekuni sektor pertanian.

Pelatihan dilaksanakan dalam 2 hari dengan empat lokasi berbeda yakni TTP Pringkuku dan BPP Arjosari pada 8 Juni 2021, Keesokan harinya, 9 Juni 2021 pelatihan dilaksanakan dj BPP Bandar dan BPP Ngadirojo, Pacitan.

Project Manager Provincial Project Implementation Unit Provinsi Jawa Timur, Acep Hariri menjelaskan, jumlah peserta yang dilatih dari 4 lokasi tersebut sebanyak 160 peserta. Narasumber yang hadir adalah pendaming PLUT Kabupaten Pacitan yang juga merupakan BDSP Program YESS.

“Materi yang disampaikan adalah model jalur motivasi bisnis dan aplikasi/implentasi jalur motivasi bisnis”, tegas Acep dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, Kamis (10/6/2021).

Ia menambahkan melalui pelatihan ini, para peserta diajarkan bagaimana menemukan peluang bisnis serta langkah-langkah yang diperlukan untuk menangkap dan mewujudkan target bisnis.

Rofik, salah satu pemateri berharap dengan adanya program YESS dalam mengembangkan usaha muda bidang pertanian, pemuda dapat berkembang baik dalam bekerja di sektor pertanian maupun dalam berwirausaha disektor pertanian.

“Dengan kegiatan pelatihan Motivasi bisnis dapat menjadi gambaran bisnis bagi pemuda dalam memulai usaha khusunya di sektor pertanian” ujarnya.

Sementara itu, Irianto yang merupakan peserta dari Kecamatan Tegalombo berharap, sebagai tindak lanjut pelatihan ini, dirinya bisa menerapkannya dan dapat menjadi ide/ instpirasi dalam memulai suatu usaha.

Perlu diketahui, Program YESS adalah salah satu sinergi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD).

 Komentar

Berita Terbaru
Viral20 September 2021 23:04
Viral! Oknum Guru di Bone Sulsel Diduga Kurung Murid Berjam-jam hingga Kelaparan dan Hampir Pingsan
Pedoman Rakyat, Bone- Jagad maya kembali dihebohkan dengan sebuah postingan di media sosial yang menuliskan salah seorang oknum tenaga pendidik atau g...
Hukum/Kriminal20 September 2021 22:12
Pelaku Datang Pakaian Rapi, Begini Detik-Detik Ustaz Diserang Saat Ceramah di Masjid
Pedoman Rakyat, Batam – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik seorang ustaz diserang saat ceramah di sebuah masjid viral di media sosial....
Politik20 September 2021 19:14
Keponakan SBY Jadi Ketua DPW NasDem DKI Jakarta
Pedoman Rakyat, Jakarta – DPP Partai Nasdem menunjuk Nurcahyo Anggorojati sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi DKI ...
Hukum/Kriminal20 September 2021 19:13
Jasad Kakak Korban Cungkil Mata Tumbal Pesugihan di Gowa Diautopsi
Pedoman Rakyat, Gowa– Demi mengungkap penyebab kematian DS kakak kandung bocah AP yang dianiaya kedua orang tuanya diduga karena pesugihan. Maka...