Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar mulai memberikan pendampingan psikologis kepada Bilqis Ramdhani (4), korban penculikan dan perdagangan manusia, melalui layanan trauma healing di Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga).
Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengunjungi rumah Bilqis di Jalan Pelita 2, Kecamatan Rappocini, Selasa malam (11/11/2025).
Kepala DPPPA Makassar, Ita Isdiana Anwar, menekankan pendampingan dilakukan secara lembut dan bertahap agar anak merasa nyaman.
Baca Juga :
“Ini tahapan pertama. Kami fokus menciptakan rasa aman dan menghindari trauma berkepanjangan,” ujar Ita. Proses asesmen awal sudah dilakukan, namun evaluasi psikologis menyeluruh membutuhkan waktu.
Pendampingan lanjutan akan dilakukan bersama psikolog Puspaga dan Tim Reaksi Cepat (TRC) UPTD PPA Makassar. Orang tua Bilqis mengaku anak mereka menunjukkan beberapa perubahan perilaku, termasuk sikap lebih agresif, namun tim DPPPA menekankan perlunya pendekatan bertahap.

Komentar