DPRD Lutra Turun Lapangan, Pantau Proyek Rehabilitasi Jaringan Utama di Poreang dan Karondang

Nhico
Nhico

Senin, 27 Oktober 2025 11:29

DPRD Lutra Turun Lapangan, Pantau Proyek Rehabilitasi Jaringan Utama di Poreang dan Karondang

Pedomanrakyat.com, Lutra – Setelah melakukan reses, anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Dapil 3 menindaklanjuti aduan masyarakat dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Utama D.I. di Desa Karondang dan Desa Poreang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rabu (22/10).

Sidak ini dilakukan menyusul aduan warga terkait dugaan pelaksanaan proyek yang tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kurang transparan. Transparansi yang dimaksud adalah ketidakadaan informasi anggaran pada papan proyek, yang seharusnya dicantumkan oleh pihak pelaksana.

Hadir dalam sidak tersebut antara lain Anasdi (Fraksi Gerindra), Mappa Andi Lantara dan Jamal (Fraksi Golkar), serta Heriansyah Efendi (Fraksi PAN).

Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Utama D.I. ini merupakan kewenangan Provinsi Sulawesi Selatan (Paket III) dengan nomor kontrak HK.02.0-BDWS.11.8.4/702/IX/2025, bersumber dari APBN, dan memiliki jangka waktu pelaksanaan 3 bulan (97 hari kalender). Proyek ini dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) di bawah manajemen konsultan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero).

Jamal dari Fraksi Golkar mengungkapkan hasil sidak di Desa Karondang: “Memang benar apa yang disampaikan masyarakat, papan informasi proyek tidak mencantumkan jumlah anggaran. Selain itu, kami menemukan pekerja tidak menggunakan molen dalam pembuatan mortar, yang berpotensi menurunkan kualitas pekerjaan. Saat ditanya, pekerja menjawab molen sebelumnya belum tiba dan yang baru baru datang.”

Lebih lanjut, Jamal menambahkan, pihak pekerja juga tidak mengetahui siapa penanggung jawab proyek saat itu. Namun, saat molen baru tiba, pekerjaan langsung dilanjutkan, dan tim DPRD melanjutkan sidak ke Desa Poreang.

Di Desa Poreang, kondisi yang ditemukan serupa: papan informasi proyek tanpa angka anggaran dan pengerjaan mortar tanpa molen. Namun, di lokasi kedua ini, anggota DPRD dapat bertemu dengan penanggung jawab proyek, Adnan, dan menanyakan beberapa hal penting:

  • Alasan tidak dicantumkannya anggaran di papan proyek

  • Penggunaan molen dalam pencampuran mortar

  • Nomor kontak konsultan pengawas dari instansi terkait

Adnan dari PT Brantas Abipraya Persero menanggapi bahwa papan informasi proyek dengan jumlah anggaran akan segera dipasang dan pengerjaan akan menggunakan molen. Namun, terkait nomor telepon konsultan pengawas, pihaknya tidak bisa memberikannya tanpa izin pemilik kontak.

Sidak ini menegaskan pentingnya transparansi dan kepatuhan SOP dalam pelaksanaan proyek publik, serta memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik12 Januari 2026 21:23
Munafri Arifuddin Kantongi 20 Rekomendasi Tertulis dari DPD II Golkar se-Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Peta kekuatan politik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan kian mengerucut dan sul...
Metro12 Januari 2026 20:20
Munafri ke Pedagang Pasar Pabaeng-baeng: Tidak Digusur, Tapi Ditertibkan Demi Keselamatan Bersama
Pedomanrakyat.com, Makassar – Di tengah dinamika penataan kota yang terus berjalan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menunjukka...
Daerah12 Januari 2026 19:11
Pemkab Sidrap Siapkan Sekolah Rakyat untuk Masa Depan Anak Daerah
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, mengikuti peresmian dan groundbreaking pembangunan Sekolah ...
Daerah12 Januari 2026 18:07
Bupati Irwan Kukuhkan Pejabat BKAD, Perkuat Pelayanan Keuangan untuk Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyara...