Dua Orang Tewas, Ratusan Beresiko Terkena Infeksi Jamur Otak Usai Jalani Oplas Murah

Nhico
Nhico

Senin, 05 Juni 2023 09:52

Ilustrasi Operasi.(F-INT)
Ilustrasi Operasi.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, AS – Otoritas Kesehatan di AS menduga bahwa lebih dari 500 orang berisiko terkena infeksi otak jamur yang telah membunuh dua orang.

Para korban diketahui pergi ke klinik di Matamoros, Tamaulipas, Meksiko pada tahun ini untuk menjalani operasi kosmetik, termasuk sedot lemak.

Dikutip dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), prosedur semacam ini menggunakan anestesi epidural, yang melibatkan penyuntikan anestesi langsung ke tulang belakang.

Tampaknya pasien yang dioperasi di dua klinik khusus di Meksiko, River Side Surgical Center dan Clinica K-3, telah terkontaminasi estetik yang disuntikkan ke tulang belakang mereka, mengakibatkan wabah meningitis jamur yang dicurigai.

Meningitis jamur adalah infeksi jamur yang dapat menyebar dari tempat lain di tubuh ke otak atau sumsum tulang belakang.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), orang dapat terinfeksi jika menghirup spora jamur mikroskopis. Infeksi tidak menyebar di antara orang-orang.

Gejala infeksi jamur meningitis termasuk demam, sakit kepala, leher kaku, mual dan muntah, mata menjadi sensitif terhadap cahaya dan kondisi mental yang berubah.

Butuh waktu berminggu-minggu untuk gejala berkembang, tetapi begitu muncul, mereka dapat dengan cepat menjadi parah dan mengancam jiwa.

Imbas hal tersebut, Kementerian Kesehatan Meksiko menutup klinik yang terlibat pada 13 Mei, serta menyediakan CDC dengan daftar 221 pasien AS yang mungkin berisiko meningitis berdasarkan catatan prosedur di klinik ini antara 1 Januari dan 13 Mei.

Meskipun laporan ini hanya menandai jumlah warga Amerika yang berisiko, mereka bukan satu-satunya yang mendapatkan prosedur di River Side Surgical Center dan Clinica K-3.

Orang-orang dari Meksiko, Kanada, dan Kolombia juga dilaporkan mengunjungi dua klinik tersebut. Sejauh ini, Kementerian Kesehatan Meksiko telah mengidentifikasi total 547 orang yang berisiko.

Mereka telah meminta WHO untuk menyatakan wabah ini sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC), untuk mendapatkan lebih banyak kolaborasi internasional dan pendanaan.

Meskipun begitu, tidak berarti bahwa wabah meningitis jamur ini sama besarnya dengan pandemi COVID-19 yang dianggap sebagai PHEIC dari Januari 2020 hingga Mei 2023.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 Juni 2026 23:32
Munafri Lantik 153 Imam Kelurahan, Akan Dapat Insentif dan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berkomitmen untuk terus men...
Metro25 Juni 2026 22:25
Sulsel Borong Tiga Gelar Juara di PENAS XVII Gorontalo, Stand Agribisnis Terbaik Kategori Provinsi
Pedomanrakyat.com, Gorontalo – Kontingen Sulawesi Selatan menorehkan prestasi pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung d...
Olahraga25 Juni 2026 21:31
Supratman Terpilih Aklamasi, Ismail Dorong PBVSI Makassar Perkuat Pembinaan Voli
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Kota (Pengkot) PBVSI Makassa...
Metro25 Juni 2026 20:28
Fatmawati Rusdi Buka Business Forum IGS 2026, Tawarkan Potensi Investasi Sulsel kepada Delegasi 28 Negara
Pedomanrakyat.com, Makassar – Delegasi dari 28 negara menjajaki peluang investasi dan perdagangan di Sulawesi Selatan dalam Business Forum Indon...