Dukung Swasembada Pangan, Bupati Sidrap Luncurkan Program Listrik Masuk Sawah di Baranti

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 12 Maret 2025 19:39

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.
Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif.

Pedomanrakyat.com, Sidrap – Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, bersama Kepala HSSE PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, meresmikan program Listrik Masuk Sawah di Kelurahan Baranti, Kecamatan Baranti, Rabu (12/3/2025).

Program ini mendukung Nawacita swasembada pangan dan menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidrap dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Dalam peresmian tersebut, dilakukan penyalaan pompanisasi sawah bagi Kelompok Tani Kacoddae 1 serta penyerahan Renewable Energy Certificate (REC) kepada Kelompok Suyuti.

Hadir pula Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, Dandim 1420 Letkol Awaloeddin, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, Kadis Pertanian Ibrahim, Camat Baranti Bustaman, serta unsur forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Kepala HSSE PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pertanian.

“Pompanisasi Kacoddae I merupakan bagian dari program elektrifikasi pertanian prioritas Kementerian Pertanian. PLN hadir untuk menyediakan energi yang andal dan efisien guna meningkatkan produktivitas serta menekan biaya operasional petani,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa program ini menjadi unggulan Pemkab Sidrap.

“Terdapat 32 unit pompa listrik yang tersebar di seluruh Sidrap untuk program 2024. Dengan ini, kita siap masuk ke musim tanam ketiga setelah MT 1 dan MT 2 berjalan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program ini bersifat mandiri agar proses pengurusannya lebih cepat. Selain itu, dua tiang listrik di jalan masuk sawah akan dipasangi lampu penerangan untuk mendukung aktivitas petani.

“Dengan pompa celup berukuran 3,5, satu unit bisa mengaliri hingga tujuh hektare sawah. Harapannya, produksi padi yang sebelumnya 5,5 ton per hektare bisa meningkat menjadi tujuh ton per hektare,” urainya.

“Selain itu, biaya operasional yang semula Rp2,9 juta per hektare dengan solar dan LPG kini bisa ditekan menjadi Rp1,8 juta,” pungkasnya.

Pemkab Sidrap juga berencana mengoptimalkan lahan tadah hujan agar lebih produktif melalui skema listrik masuk sawah.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro02 Juli 2026 14:34
Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Layak Disebut Bapak Pembangunan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Sulsel, Mizar Roem, memberikan apresiasi terhadap jawaban Gubernur Sulsel, Andi ...
Politik02 Juli 2026 14:25
Panitia Musda XI Golkar Sulsel Tunggu Jadwal Ketum Bahlil, Hotel dan Teknis Sudah Siap
Pedomanrakyat.com, Makassar – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Musda...
Daerah02 Juli 2026 14:17
Sekda Lutim Tekankan Sinergi OPD untuk Capai Target PAD 2026
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memperkuat upaya peningkatan Pendapatan A...
Metro02 Juli 2026 13:59
Gubernur Sulsel Sampaikan Jawaban Ranperda Pertanggunganjawaban APBD 2025, Sejumlah Fraksi DPRD Beri Apresiasi
Pedomanrakyat.com, Makassar- Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmen Pemprov Sulsel terus memperkuat tata kelola keua...