Eks Menkes Terawan Ajak Rekan Sejawat Dokter Gabung PDSI: Ayo Gabung, Kalau Mau Lebih Maju

Nhico
Nhico

Sabtu, 21 Mei 2022 16:43

Eks Menkes Terawan.(F-INT)
Eks Menkes Terawan.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Mantan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto mengajak dokter yang ada di dalam maupun luar negeri bergabung dengan Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI).

Menurutnya, bergabung dengan PDSI dapat mengembangkan ilmu kesehatan yang lebih maju.

“Saya mengajak rekan sejawat yang bertugas di TNI, Polri, ASN, swasta, profesional dan juga para dokter serta mahasiswa di dalam dan di luar negeri untuk bergabung bersama PDSI. Dengan bergabungnya saudara sejawat lainnya, maka akan semakin maju ilmu kesehatan kita dan semakin kuat untuk berdaulat,” kata Terawan melalui mantan Tenaga Ahlinya, Andi, Jumat (20/5).

Terawan resmi bergabung dengan PDSI sejak 13 Mei 2022. Kini, dia ditunjuk menjadi Dewan Pelindung PDSI. Terawan bertekad turut membesarkan PDSI demi kepentingan kemanusiaan.

“Saya akan ikut membangun PDSI karena saya sudah tidak ada tempat untuk berteduh lagi. Talenta yang diberikan Tuhan kepada kita harus bermanfaat untuk menolong masyarakat,” kata Terawan.

Terawan mengaku tidak akan merespons pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Moh Adib Khumaidi bahwa tak akan menolak jika dirinya kembali bergabung dengan IDI.

Saat merayakan ulang tahun perkawinan ke-29 pada Kamis lalu, Terawan juga menegaskan meski telah pindah ke PDSI sebagai rumah baru, dia tetap menghormati anggota dan pengurus IDI.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih pada rekan sejawat. Sekian lama saya bergabung di IDI dan mendapat banyak pelajaran berharga, ” ujar Terawan.

Terawan berharap PDSI bisa berkontribusi dalam membangun kesehatan masyarakat. Terawan resmi bergabung dengan PDSI setelah menerima surat pemberhentian secara permanen dari keanggotaan IDI.

Pemecatan Terawan bermula dari rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI pada muktamar ke-31 IDI di Aceh, 25 Maret 202. Alasan munculnya rekomendasi pemecatan itu antara lain Terawan dinilai melakukan pelanggaran berat etik serta memicu kontroversi sejak 2018 sampai 2022.

Salah satu kontroversi Terawan yakni temuannya tentang metode cuci otak atau Digital Subtraction Angiography (DSA).

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 23:23
KLH Nilai Pembenahan TPA Tamangapa Sangat Baik, Optimistis Segera Bebas Sanksi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan PT Esa Mahakarya Tunggal (EcoTru) terus m...
Politik31 Agustus 2026 22:16
Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli Ingatkan Birokrasi Jangan Jadi Alat Politik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan bahaya kooptasi politik terhadap birokrasi yang dapat mengganggu netral...
Metro31 Agustus 2026 21:41
Appi ke SKPD: Kerja Sama Pemkot-BPN Harus Turun ke Eksekusi, Bukan Berhenti di Meja Penandatanganan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi dengan Kantor Pertanahan Kota Makassar dalam membenahi tata kelola adm...
Nasional31 Agustus 2026 21:21
Update Karhutla: Hotspot Menurun, Penanganan Diperkuat
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...