Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi A DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Firmina Tallulembang, melaksanakan kegiatan pengawasan APBD sekaligus bersilaturahmi dan merayakan semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bersama masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Firmina tidak hanya melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program dan anggaran pemerintah, tetapi juga berbaur dengan masyarakat melalui berbagai perlombaan khas perayaan kemerdekaan.
Sejumlah lomba seperti lari karung, permainan balon, dan berbagai kegiatan lainnya turut memeriahkan suasana. Menurut Firmina, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara masyarakat dan wakil rakyat.
Baca Juga :
“Dalam kegiatan pengawasan ini, kami juga bersama-sama dengan masyarakat. Jadi selain menjalankan tugas pengawasan, kami ikut memeriahkan perayaan kemerdekaan dengan berbagai lomba. Ada lomba lari karung, permainan balon, dan berbagai kegiatan lainnya. Ini menjadi momen kebersamaan karena hanya dilaksanakan setahun sekali,” ujar Firmina, Senin (24/8/2026).
Di sela kegiatan, Firmina juga menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan sarana dan prasarana sekolah. Dari hasil pengawasan di lapangan, masih terdapat sekolah yang membutuhkan penyelesaian pagar, paving block, serta fasilitas air bersih.
Ia menyoroti persoalan ketersediaan air di sekolah, terutama di tengah musim kemarau. Menurutnya, keberadaan pompa air atau sumur bor sangat penting agar kebutuhan dasar siswa dan sekolah dapat terpenuhi.
“Masih banyak sekolah yang membutuhkan tambahan sarana, seperti penyelesaian pagar, paving block, hingga fasilitas air bersih. Apalagi sekarang musim kemarau, ada sekolah yang kesulitan mendapatkan air. Padahal air sangat dibutuhkan untuk kebutuhan toilet dan aktivitas siswa,” jelasnya.
Firmina mengatakan, kebutuhan tersebut akan menjadi bahan untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel. Ia berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian terhadap sekolah-sekolah yang membutuhkan fasilitas pompa air maupun sumur bor.
“Kami akan mendorong agar sekolah-sekolah yang membutuhkan dapat diberikan bantuan pompa air atau sumur bor melalui program pemerintah provinsi. Ini nantinya akan kami sampaikan dan perjuangkan dalam pembahasan bersama Banggar,” tegasnya.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan pengawasan yang dirangkaikan dengan perayaan HUT RI tersebut juga menjadi ruang bagi Firmina untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dengan konstituen.
Ia menilai, pengawasan APBD tidak hanya dilakukan melalui forum resmi, tetapi juga dengan turun langsung ke lapangan dan mendengarkan kebutuhan masyarakat agar program pemerintah benar-benar memberikan manfaat dan tepat sasaran.

Komentar