Gelar Capping Day 2025, SMK Darussalam Ukir Semangat Siswa Dalam Setiap Langkah Pengabdian

Muh Saddam
Muh Saddam

Jumat, 07 Februari 2025 19:10

SMK Darussalam Makassar.
SMK Darussalam Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Dalam upaya meningkatkan integritas siswa, SMK Darussalam Makassar menggelar acara Capping Day bagi siswa program keahlian asisten keperawatan dan caregiver untuk menjadi tonggak penting dalam perjalanan para siswa sebelum mereka memasuki dunia praktik klinik di rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang diselenggarakan di Aula SMK Darussalam Makassar, pada Jumat (7/2/2025).

Mengusung tema Mengukir Semangat dalam Setiap Langkah Pengabdian, Capping Day tahun ini dikemas dalam bentuk drama musikal yang mengangkat kisah Florence Nightingale, ikon perawat dunia yang dikenal dengan julukan Lady with the Lamp.

Melalui pementasan ini, siswa diingatkan tentang nilai-nilai keperawatan, seperti pengabdian, empati, serta menjaga kerahasiaan pasien—kecuali dalam situasi hukum yang memerlukan kesaksian.

Hadir dalam acara ini perwakilan dari Universitas Muslim Indonesia Fakultas Kesehatan Masyarakat, Rumah Sakit Angkatan Udara Dody Sarjoto, Rumah Sakit Lapalaloi Maros, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), serta organisasi profesi guru KGBN dan IGI.

Nurmiah, selaku Kepala SMK Darussalam Makassar, menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momen refleksi bagi para siswa.

“Mereka tidak hanya mengucap janji, tetapi juga menanamkan nilai-nilai profesionalisme yang akan mereka bawa sepanjang karier keperawatan mereka. Kami bangga melihat semangat mereka dalam mengukir jalan pengabdian,”ujarnya.

Senada dengan itu, Yuniati, Kepala Program Keahlian Asisten Keperawatan dan Caregiver SMK Darussalam Makassar, menegaskan pentingnya acara ini bagi pembentukan karakter calon perawat.

“Melalui Capping Day, kami ingin siswa memahami bahwa menjadi perawat bukan hanya tentang keterampilan medis, tetapi juga tentang hati dan kepedulian kepada sesama,” katanya.

Sebagai koordinator acara, Zaid Buri Prahastyo menyoroti konsep drama musikal yang diusung dengan harapan Capping Day 2025 bisa mendorong para siswa dapat menjalankan tugas mereka di dunia praktik dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan semangat pengabdian.

“Kami ingin menjadikan Florence Nightingale sebagai inspirasi bagi para siswa. Dengan visualisasi yang kuat, mereka dapat memahami bagaimana keperawatan adalah profesi mulia yang melintasi batas negara, waktu, dan situasi,” ungkapnya.

Dukungan terhadap acara ini juga datang dari komunitas guru. Nurul Hidayah, pengurus KGBN (Komunitas Guru Belajar Nusantara), menilai bahwa pendekatan berbasis seni dalam pendidikan seperti ini dapat meningkatkan pemahaman dan empati siswa.

“Ketika siswa diajak merasakan perjuangan Florence Nightingale, mereka tidak hanya belajar sejarah, tetapi juga memahami makna sebenarnya dari dedikasi dalam keperawatan,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...