Gerak Cepat Mentan Syahrul Selamatkan Pertanian yang Terdampak Bencana Alam di NTT

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Minggu, 11 April 2021 11:57

Gerak Cepat Mentan Syahrul Selamatkan Pertanian yang Terdampak Bencana Alam di NTT

Pedoman Rakyat, NTT – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) berkunjung ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dia meninjau lokasi yang terdampak bencana alam akibat badai tropis seroja. Kunjungan ini sebagai respons cepat Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan mengambil langkah strategis guna menangani dampak bencana alam khususnya mengembalikan produksi padi, jagung dan peternakan.

“Untuk itu, hari ini memberikan bantuan darurat berupa sembako dan melihat pertanian yang terdampak ada padi, jagung dan peternakan yang habis terkena bencana alam untuk segera dilakukan upaya pemulihan,” ujar Mentan SYL saat menyerahkan bantuan sembako bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di Posko Bencana Alam NTT Kantor Gubernuran.

Sebelum penyerahan bantuan ini, Mentan SYL bersama Bupati Kupang meninjau lahan pertanian dan peternakan yang terdampak bencana alam di Oesao, Kabupaten Kupang.

Lebih lanjut SYL menyebutkan penanganan dampak bencana alam di NTT saat ini merupakan salah satu perhatian utama Kementan. Oleh karena itu, ia memerintahkan jajaran Kementan bersama pemerintah daerah untuk menyusun rumusan program yang tepat guna pemulihan produksi padi, jagung dan peternakan mengingat NTT merupakan sentra produksi jagung dan sapi.

“Masalah padi, jagung dan ternak akibat bencana alam ini saya akan hitung dan saya perintahkan dirjen untuk turun cepat menyusun agenda dan program nyata,” tuturnya.

SYL menambahkan pihaknya pun tidak hanya membantu pemulihan budidaya padi, jagung, dan peternakan, tapi juga bantuan program yang dapat meningkatkan perekomonian masyarakat. Setiap rumah yang terdampak bencana alam diberikan bantuan bibit pisang varietas baru dihasilkan Badan Litbang Kementan hingga difasilitasi aspek hilirnya.

“Kita siapkan bibit pisang 100 ribu pohon, tanam setiap rumah, hasilnya sangat bagus beda dengan pisang umumnya. Namun yang saya inginkan bukan soal makan pisangnya, tapi hasilnya dikelola dengan home industri. Bikin kripik dalam kemasan yang bagus dan nilai jualnya tinggi,” jelasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 Oktober 2026 23:23
Bawa 314 Kontingen di Porprov XVIII, Bupati Syaharuddin Alrif Targetkan Sidrap Tembus 10 Besar
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Sy...
Politik08 Oktober 2026 22:28
Bawaslu Sulsel Dorong Kampus Jadi Ruang Edukasi Politik dan Pengawasan Pemilu
Pedomanrakyt.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan memperkuat kerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Filsa...
Metro08 Oktober 2026 21:24
Ashabul Kahfi Apresiasi Program MYP: Ini Sejarah, Pemprov Sulsel Bangun Jalan Beton setebal 40 cm
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Ashabul Kahfi, mengapresiasi program Multi Years...
Olahraga08 Oktober 2026 20:25
FPTI Makassar Kembali Bidik Juara Umum, 15 Atlet Siap Bertarung di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar memasang target juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Por...